
Ilustrasi intermittent fasting. (Freepik)
JawaPos.com - Intermitten fasting (IF) menjadi salah satu metode diet yang populer karena dinilai praktis dan fleksibel. Namun, kepopuleran ini berujung menimbulkan sekumpulan mitos seputar layak atau tidaknya diet IF.
Beberapa mitos menyebutkan bahwa diet IF bukanlah metode diet yang tepat untuk menurunkan berat badan. Untuk itu, penting untuk mengetahui fakta-fakta terkait diet IF sebelum menerapkannya.
Melansir dari Life MD pada Rabu (17/7), berikut 7 mitos yang sering dibicarakan orang seputar intermittent fasting.
1. Diet IF memperlambat metabolisme
Banyak orang berpikir ketika menjalani diet IF akan membuat tubuh cepat lapar sehingga menghentikan proses metabolisme dan mencegah pembakaran lemak. Namun, fakta mengatakan sebaliknya.
Selama menerapkan diet IF, tubuh akan beralih dari membakar glikogen (karbohidrat dan gula) untuk energi menjadi menggunakan lemak yang tersimpan sebagai bahan bakar.
Hal ini juga meningkatkan norepinefrin, yakni hormon yang berfungsi untuk menguraikan sel lemak dengan cepat.
2. Diet IF membuat kehilangan otot
Informasi mengenai diet IF bisa menghilangkan otot tentu tidaklah benar. Menurut beberapa penelitian justru diet IF bisa meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang diperlukan dalam pembentukan serta pemeliharaan otot.
Pola makan dan jenis olahraga yang dilakukan saat menjalani diet IF juga sangat berpengaruh terhadap massa otot.
Oleh sebab itu, konsumsi cukup protein dan lakukan beberapa latihan ketahanan guna mempertahankan massa otot.
3. Diet IF menyebabkan kekurangan nutrisi
Beberapa orang mengatakan bahwa diet IF menyebabkan asupan kalori rendah sehingga menyebabkan kekurangan nutrisi.
Padahal metode diet ini berdampak positif pada sistem pencernaan yang memberikan periode istirahat untuk berfungsi maksimal.
Kekurangan nutrisi hanya akan terjadi ketika gagal menerapkan pola makan dengan benar serta tidak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral. Saat ini, belum ada bukti bahwa diet IF menyebabkan kekurangan nutrisi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
