
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
”Bagaimana mungkin kamu melupakan peristiwa semacam itu?”
”Peristiwa itu sudah lama. Di sekolah menengah. Tapi, kebakaran itu memang terjadi. Aku masih ingat api yang berkobar-kobar dan bangunan yang hangus jadi arang.”
”Dan Maria?”
”Nah, itu. Aku lupa apakah Maria yang menghilang setelah peristiwa itu atau anak lain. Seingatku ia ada di kelas lain, bukan di kelas yang sama denganku.”
”Kamu bikin aku pusing, Maria.”
Maria menatap suaminya sebelum berkata: ”Maria ada di kota ini, lho. Dia akan datang ke hotel ini besok pagi.”
Sekitar pukul tiga dini hari, Maria terbangun. Suatu mimpi baru saja dialaminya. Ia berada di sebuah laboratorium yang terbakar. Api menjulang dalam wujudnya yang mutlak. Di tengah kobaran api, Maria hanya berdiri tanpa melakukan apa-apa. Lantas ia melihat seorang perempuan berjalan, keluar dari api. Maria memanggil-manggil perempuan itu. Entahlah, bagaimana ia bisa tahu nama perempuan itu, sedang perempuan itu terus berjalan tanpa menoleh.
Ketika terjaga, Maria diserang suatu perasaan yang timbul dari mimpi itu. Suatu perasaan yang setelah dipikir-pikir tidak lain adalah perasaan sedih. Untuk menenangkan diri, Maria beranjak ke teras. Ia membuka pintu dengan hati-hati agar suaminya tidak terganggu.
Maria duduk di kursi teras. Permukaan kolam di hadapannya demikian tenang sebab mesin udaranya sudah dimatikan. Hotel itu memang menyediakan kolam kecil untuk tiap-tiap kamar. Namun, di dini hari seperti itu, kolam tersebut seakan kosong, tanpa setetes pun air. Hanya ketika Maria melihat tepi-tepinya tampaklah bahwa kolam itu memang berisi air.
Beberapa meter di seberang kamarnya, Maria melihat dua orang duduk di ayunan yang disediakan di sekitar ruang terbuka. Maria mengenali mereka: itu laki-laki India dan perempuan Korea. Laki-laki India melambaikan tangan ke arah Maria. Dengan ragu-ragu Maria membalas lambaian itu. Timbul keinginannya untuk bergabung dengan mereka. Minum bir seraya bercerita macam-macam. Namun, niat itu lenyap setelah Maria melihat mereka berpelukan dan berciuman dengan ganas.
Maria kembali ke kamar. Ia berharap suaminya terjaga. Namun, justru dirinyalah yang terlelap.
Paginya, Maria dan suaminya berenang bersama. ”Semalam aku bermimpi agak aneh…” ucap suaminya. Maria naik ke tepi kolam, menatap suaminya tanpa berkata apa-apa. ”Aku melihatmu di situ,” ujar suami Maria sambil menunjuk ke arah ayunan, lantas ia bergerak ke tepi kolam dan duduk di samping Maria. ”Aku melihatmu,” kata suami Maria nyaris berbisik, ”sedang berpelukan dan berciuman dengan cewek Korea itu.” Suami Maria terbahak-bahak oleh kata-katanya sendiri. ”Maksudmu, perempuan yang datang bersama laki-laki India?” tanya Maria keheranan. Suaminya terus terbahak-bahak.
Saat itu seorang perempuan sekonyong-konyong muncul dari jalan di depan kamar. Perempuan itu melihat seseorang duduk di tepi kolam, lantas berseru: ”Maria!”
Maria terperanjat, sontak bangkit dan menghambur ke arah perempuan itu. Mereka berpelukan cukup lama. Kepada suami Maria, perempuan itu memperkenalkan dirinya sebagai Maria. ”Kebetulan nama kami sama,” ujarnya. Ia mengaku sudah beberapa hari berada di kawasan wisata itu. Maria, meskipun menyambut dengan baik, sesungguhnya masih berusaha mengingat-ingat siapa sesungguhnya tamunya itu.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
