”Sialan. Harus dicari di mana ya?” gerutunya mulai jengkel.
Perempuan itu terus mencari dan mencari. Kini yang ada di pikirannya bukan lagi sekadar keinginan agar berhala itu cepat laku dan mendapat untung 30 persen. Melainkan juga menemukan kepala berhala yang copot itu.
Ia terus terbayang-bayang kepala patung itu sehingga tiap melihat benda bulat di pinggir jalan dan kira-kira seukuran kepala, ia periksa dengan kakinya. Berpuluh kali ia melakukan pemeriksaan, tetap saja tak ketemu.
Akhirnya perempuan pemanggul berhala itu kelelahan dan pulang ke kontrakannya. Ia langsung tertidur pulas. Ia meletakkan berhala tanpa kepala itu di samping tempat tidurnya. Dalam tidur ia bermimpi kepala berhala itu pulang, melayang-layang sendiri, mencari tubuhnya. Perempuan itu ketakutan dan terbangun. Ditengoknya berhala di samping tempat tidurnya. Dalam remang cahaya kamar, sepintas dilihat berhala itu sudah berkepala. ”Syukurlah, kepala berhala itu benar-benar pulang,” gumamnya.
Dengan perasaan heran bercampur gembira, perempuan itu turun dari tempat tidurnya dan mendekati berhala itu. Dilihat dari dekat, berhala itu masih tanpa kepala. ”Ke mana kepala berhala itu? Kenapa tadi tampak ada?” katanya, lalu mengucek-ucek mata.
Perempuan itu penasaran. Dirabanya leher berhala. Berhala itu tetap tanpa kepala. Dengan agak takut ia meletakkan lagi berhala itu samping dipannya.
Hati perempuan pemanggul berhala itu berbunga-bunga. Baik sekali bapak itu, pikirnya. Setelah berhari-hari keluyuran menawar-nawarkan berhala, akhirnya laku juga, justru pada saat berhala itu kehilangan kepala. Dan, yang membeli tidak jauh dari kontrakannya. Yang lebih membuat hatinya berbunga-bunga, Pak Bondan mengaku sebagai penggemar patung Supraba. ”Kalau memang sudah rezeki takkan ke mana,” batinnya.
”Setelah patung itu dibeli, nanti akan saya tawari patung yang lain. Pak Bondan pasti mau membelinya,” pikirnya.
Sampai di rumah Pak Bondan, hati perempuan pemanggul berhala itu makin bungah. Ternyata koleksi berhala Pak Bondan cukup banyak dan sebagian besar karya Supraba. Ada dua patung penjual jamu gendong dalam posisi duduk dan berdiri sambil menggendong jamu, mirip dirinya. Ia tersenyum sendiri melihatnya.
Dari Pak Bondan ia jadi tahu bahwa kepala berhala yang hilang itu memang tidak menyambung dengan tubuh patung. Tapi hanya menempel seperti tutup guci yang dilengkapi dua drat penguat. Setiap saat kepala berhala itu bisa dilepas dan dipasang kembali. Ia menjadi yakin kepala berhala itu pasti jatuh.
”Kamu secepatnya balik ke sini ya. Saya ingin tahu kabar kepala patung itu,” kata Pak Bondan sambil memberikan uang muka satu juta rupiah.
Perempuan pemanggul berhala itu meninggalkan rumah Pak Bondan dengan langkah ringan dan cepat. Yang ada dalam pikirannya adalah menemui Supraba, sang pembuat berhala itu, agar dibuatkan kepala yang baru. Setidaknya sang pematung ikut bertanggung jawab, pikir perempuan itu. Sebab, ia membiarkan berhala itu dipanggul dengan posisi kepala di belakang sehingga kalau kepalanya copot dan jatuh, ia tidak tahu.
Sampai di Pasar Seni Ancol, galeri patung itu tutup. Menurut pelukis di galeri sebelahnya, Supraba pulang ke rumah istrinya di Depok karena merasa kurang sehat. Kemudian pelukis itu juga mendapat kabar Supraba meninggal tak berapa lama setelah pulang ke Depok. Ia meninggal kena Covid-19. Seketika itu, perempuan pemanggul berhala pun lemas. (*)
Baca Juga: Paman Ali Buta
Ahmadun Yosi Herfanda, lahir di Kaliwungu, 1958. Buku terbarunya Pertobatan Aryati (2024) dan Berhala-berhala Pembunuh Subuh (2024).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
