Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 22.13 WIB

PBSI Dampingi Para Atlet dan Pastikan Kondisi Prima, Persiapan Hadapi Turnamen Tahun Depan

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna saat jump apers Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Jakarta pada Senin (27/11) (Antara / Arnidhya Nur Zhafira)

JawaPos.com – Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna, pastikan untuk terus memberikan pendampingan kepada para atlet agar kondisi selalu prima setiap turnamen yang diikuti.

“Kami selalu mendampingi dengan ketat dan terus kami pantau supaya pada turnamen tahun depan seperti Indonesia Masters mereka bisa memberikan penampilan terbaik,” ujar Agung dikutip Antara, Senin (27/11).

Hal ini terkait dengan kondisi fisik sejumlah atlet bulutangkis Indonesia seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tanjung, Apriyani Rahayu, dan Fajar Alfian dilaporkan mengalami cedera saat mengikuti beberapa turnamen terakhir tahun ini.

“Kita sudah ada tim dokter di sini yang secara khusus memantau dan memang pada beberapa event yang mereka ikuti, beberapa (atlet) ada di kondisi injured,” ujar Agung.

Agung juga sudah memastikan pemulihan akan menjadi hal yang diprioritaskan PBSI kepada para atlet mengingat Indonesia juga mengirimkan delapan wakil di turnamen World Tour Finals, yang akan ditandingkan di Hangzhou, China, pada Desember.

“Ada beberapa event yang akan mereka ikuti dan sebelum kesana (tahun depan) akan ada World Tour Finals, lalu diikuti dengan Malaysia Open, India Open, dan Indonesia Masters (pada Januari),” kata Agung.

Pada bulan Januari mendatang sebanyak tiga turnamen yang termasuk pada hitungan menuju Olimpiade 2024 Paris.

Untuk memaksimalkan performa Skuad Merah Putih menuju Paris. Agung mengungkapkan bahwa pihak PBSI sudah membentuk Tim Satuan Tugas Olimpiade pada bulan lalu.

Untuk memastikan kondisi fisik yang prima, Agung mengatakan pihaknya juga fokus untuk menguatkan kondisi mental dari para atlet Nasional.

“Pemain atau atlet di ranking 10 besar dunia, dari segi teknik dan stamina kurang lebih sama. Perbedaannya hanya dari segi mental. Penguatan mental itu kami lakukan di PBSI,” ujarnya.

“Kita ada tim psikolog yang terus memantau, kami juga siapkan motivator, dan memastikan chemistry terbangun baik antara atlet dan coach-nya,” lanjutnya.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore