
Hanna Ramadini
JawaPos.com - Pebulu tangkis putri Indonesia Hanna Ramadini mengaku cukup yakin Indonesia bisa lolos sebagai juara grup Z Kejuaraan Asia Beregu 2018.
Hanna optimistis, ia dan kawan-kawannya bisa menundukkan Tiongkok dalam pertandingan pada Kamis (8/2) besok. Keyakinan Hanna ini patut diacungi jempol, mengingat mutu sektor tunggal putri Indonesia saat ini masih berada di bawah Tiongkok.
Di atas kertas, Hanna dan para pemain tunggal putri lainnya kemungkinan besar akan meladeni para pemain top Negeri Tirai Bambu saat ini. Walau sektor tunggal putri Indonesia dan Tiongkok sedang sama-sama melorot, ranking para pemainnya sulit menafikkan kualitas.
Meski sudah tidak mendominasi, Tiongkok saat ini masih memiliki dua pemain yang menghuni peringkat 10 besar dunia, yakni He Bingjao (ranking 9) dan Chen Yufei (ranking 8). Para pelapis keduanya, yakni Chen Xiaoxin dan Sun Yu, juga masih bercokol di 20 besar dunia.
Sementara, para pemain tunggal putri Indonesia saat ini masih terserak di bawah peringkat 25 dunia. Ranking tertinggi pemain Indonesia masih disandang Fitriani yang ada di urutan 28. Hanna sendiri masih nangkring di ranking 38. Juara dunia junior 2017 Gregoria Mariska Tunjung malah masih ada di ranking 47.
Hal ini pun disadari betul oleh Hanna. "Memang kan ada hitungan peringkat dunia. Untuk di sektor tunggal, memang kans masih cukup berat," ujar Hanna usai laga melawan Singapura, Selasa (6/2).
Lantas, apa yang mendasari optimisme Hanna?
"Ganda putri Indonesia saat ini sedang bagus. Saya tetap melihat peluang Indonesia untuk juara grup masih ada," ujarnya yakin.
Ucapan Hanna memang tidak salah. Secara grafik, performa dua pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta memang tengah menanjak.
Greysia/Apriyani baru saja menjuarai India Terbuka 2018, sementara Della/Rizki sudah tercatat dua kali menumbangkan pasangan ranking 1 dunia asal Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan di Denmark Terbuka 2017 dan Indonesia Masters 2018.
Namun, perlu diingat bahwa komposisi pertandingan di Kejuaraan Asia Beregu 2018 adalah tiga partai tunggal dan dua partai ganda. Andaikan dua wakil ganda putri Indonesia bisa mempermalukan Tiongkok, semua akan sia-sia jika Hanna dan dua wakil tunggal lainnya gagal menang.
Karenanya, menurut Hanna, ia pribadi akan mempersiapkan diri lebih matang sebelum menjamu Tiongkok lusa nanti.
"Kalau sudah di sini, persiapannya paling mengatur cara main dan strategi di lapangan saja, serta jaga kondisi. Pertandingan hari ini lebih saya manfaatkan untuk pemanasan karena lawan masih di bawah saya kelasnya,” ujar Hanna yang menundukkan Jia Rong Sito (Singapura) 21-9 dan 21-5 pagi tadi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
