
Tontowi/Liliyana terhenti di semifinal
JawaPos.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, gagal mempertahankan gelar Malaysia Terbuka Superseries Premier yang diraihnya tahun lalu. Di ajang tahun ini, Tontowi/Liliyana disingkirkan wakil Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong, di babak semifinal, Sabtu (8/4).
Tontowi/Liliyana kalah dua set langsung 8-21 dan 16-21 dalam waktu relatif singkat, 37 menit. Hasil ini cukup mengejutkan karena dalam 6 pertemuan sebelumnya, Tontowi/Liliyana selalu meraih kemenangan. Ini menjadi kekalahan pertama Tontowi/Liliyana dari Lu/Huang.
Usai laga, dalam rilis resmi PBSI, Tontowi/Liliyana mengakui bahwa mereka tampil dibawah permainan terbaik. Selain itu, mereka juga menyebut jadwal tak menguntungkan lantaran sebelumnya bertanding cukup melelahkan selama 82 menit di perempat final pada Jumat (7/4) malam.
"Penampilan kami hari ini memang bisa dibilang di bawah performa terbaik. Dari segi tenaga, pertandingan di perempat final sangat menguras energi. Kami berharap dapat recovery dan istirahat lebih lama, tetapi kami kaget saat melihat jadwal pertandingan. Semalam kami sampai hotel jam 12 malam, dan hari ini sudah harus bersiap tanding pada pagi hari," sebut Liliyana.
Imbuhnya, "Selain itu pasangan Tiongkok memang tampil lebih baik dan mereka sedang percaya diri setelah juara di All England dan India Terbuka 2017. Soal cedera saya, pasti mengganggu di lapangan. Tapi, saya tak memikirkannya".
Sementara itu, Tontowi menyebut sebenarnya tak ada yang berubah dari permainan lawan. Namun, dia mengakui bahwa pasangan Tiongkok lebih baik. "Kami memang tidak maksimal, seharusnya kalau kondisi kami normal, kami bisa menang dari mereka," ungkap Tontowi. (epr/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
