
Tim Indonesia berhasil membuka perjuangan di Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 dengan kemenangan 5-0 atas Hong Kong. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Tim Indonesia masih belum mencapai kata sempurna meski berhasil menang 5-0 atas Malaysia pada laga perdana grup B Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025. Setidaknya ada dua catatan evaluasi yang perlu dibenahi skuad Merah Putih jelang melawan Malaysia.
Tim Indonesia mampu melewati hadangan pertama di Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 dengan sangat baik. Menghadapi tim kuat Hong Kong pada laga pembuka, Rinov Rivaldy dan lolega sukses menyapu bersih lima partai dengan kemenangan di Qingdao Conson Sport Centre, Tiongkok pada Selasa (11/2).
Poin pertama tim Indonesia datang dari kapten tim, Rinov Rivaldy yang berduet dengan Lisa Ayu Kusumawati di ganda campuran. Mereka menang atas atas Chun Wai Lui/Chi Yan Fu dengan skor 18-21, 21-8, 21-19.
Putri Kusuma Wardani sukses menggandakan keunggulan tim Merah Putih pada partai kedua. Dia tak menemui kendala berarti saat menumbangkan Yeung Sum Yee karena hanya butuh 35 menit untuk menang 21-8, 21-15.
Tim Indonesia memastikan kemenangan atas Hong Kong pada partai berikutnya. Alwu Farhan yang jadi tumpuan di tunggal putra, berhasil membungkam andalan lawan sekaligus pemain nomor 20 dunia, Ng Ka Long Angus. Dia menang 21-12, 18-21, 21-19.
Duet ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian menambah keunggulan tim Indonesia di partai keempat. Mereka meraih kemenangan atas Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan dengan skor 21-15, 21-17.
Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin sebagai wakil ganda putra pun menutup pertandingan dengan manis. Dia menghajar Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi lewat tiga gim 21-19, 21-23, 21-8 untuk memastikan tim Indonesia sapu beraih kemenangan dengan skor 5-0.
Meski menang telak, tim Indonesia merasa belum bisa tampil sempurna. Setidaknya hal itu diutarakan oleh dua wakil Merah Putih yang bertanding, yakni Daniel Marthin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Daniel beranggapan bahwa performa dia dan Fikri belum maksimal. Mereka masih kerap tak fokus dan terburu-buru saat menang lawan ganda putra Hong Kong.
"Kami harus siap kapanpun diturunkan, kami tidak boleh lengah dan terus antisipasi lawan. Evaluasi dari pertandingan harin ini, kami harus fokus dari awal sampai akhir dan tidak terburu-buru," terang Daniel.
Sementara Fadia, berpendapat bahwa dirinya dan Lanny masih beradaptasi dengan lapangan dan sentuhan-sentuhan pukulan pada pertandingan pertama. Selain itu, mereka juga kerap melakukan error.
Nah, kesalahan itu dikritisi oleh Fadia sendiri dan dia siap melakukan evaluasi. "Secara permainan sudah cukup enak tapi kami harus evaluasi untuk tidak mudah membuang-buang poin," jelasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
