
Linda Wenifanetri yakin sektor tunggal putri akan mampu meraih prestasi ke depannya.
JawaPos.com - Usai memutuskan pensiun dari bulu tangkis, Linda Wenifanetri tak lupa mengucapkan terima kasih kepada rekan dan jajaran pelatih serta pengurus di Pelatnas PBSI.
Linda merasa bersyukur karena selama 8 tahun dari total 15 tahun kariernya dihabiskan di Pelatnas PBSI dengan beragam ilmu serta pengalaman berharga.
Tak heran, Linda dengan mata yang berkaca-kaca menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran kariernya selama ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PBSI yang sudah memberikan kesempatan selama delapan tahun kepada saya. Terima kasih ketua umum PBSI, kak Rexy (Mainaky), pelatih tunggal putri, mas Bambang (Supriyanto), kak Sarwendah, kak Marlev (Mainaky), para pemain tungggal putri yang sudah seperti keluarga," tutur Linda.
"Terima kasih kepada pelatih sektor lain terutama kak Richard (Mainaky), sosok yang sangat berarti buat saya. Terima kasih juga buat koh Chris (Christian Hadinata), sahabat saya kak Nitya (Krishinda Maheswari), tim pendukung juga, medis, terapis, massage, pelatih fisik dan semua pengurus yang sudah saling membantu dan menciptakan kerjasama yang baik. Saya pun meminta maaf apabila ada kata-kata atau perilaku yang kurang berkenan," lanjut Linda.
Disinggung mengenai nomor tunggal putri, Linda mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan PBSI. Tapi dia optimistis kepada juniornya untuk menyumbang prestasi ke depannya.
“Kita masih banyak PR ke depannya tapi saya harap mereka bisa jauh lebih baik prestasinya dari saya dan tetap saling support satu sama lain karena kita di sini keluarga bukan hanya teman. Kita di sini satu, bawa nama merah-putih.” ujar Linda.
“Saya lihat Fitri, Hana, Gregoria prestasinya sudah mulai terlihat dan mereka termasuk yang lain selagi terus kerja keras dan mau belajar tanpa perduli dengan kalah dan keadaan maka saya yakin bakal ada hasilnya.” tandasnya. (ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
