Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 21.35 WIB

KH Adrian Mafatihullah Karim: Laki-Laki di Rumah Father, di Luar Fighter

Pameran Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Assembly Hall & Lower Level JICC. (Istimewa) - Image

Pameran Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Assembly Hall & Lower Level JICC. (Istimewa)

JawaPos.com - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) La Tansa Cipanas KH Adrian Mafatihullah Karim memberikan refleksi mendalam mengenai filosofi perjuangan dan pengorbanan seorang lelaki sebagai kepala keluarga.

Hal tersebut disampaikan di hadapan para pengunjung pameran Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Assembly Hall & Lower Level Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat (2/10).

Kiai Adrian menegaskan, sosok lelaki memikul peran ganda yang sangat mendasar. Menjadi perlindungan yang hangat bagi keluarga (father), sekaligus pejuang pantang menyerah di luar rumah (fighter).

Kiai Adrian menyampaikan, di balik ketenangan dan ketegaran yang ditunjukkan lelaki di hadapan anak dan istrinya, sering tersimpan beban hidup yang sangat berat.

Namun, seluruh kepedihan tersebut ditanggung secara mandiri demi memastikan keberlangsungan dan kebahagiaan keluarganya.

”Di balik punggung yang kokoh dan senyum yang selalu tampak tenang, tersimpan badai luka yang tak pernah diizinkannya terlihat. Ini adalah potret jujur tentang seorang lelaki yang menelan setiap kepedihan hidup mentah-mentah, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan demi melihat keluarganya tetap bernapas dan bertahan di dunia,” ujar KH Adrian Mafatihullah Karim di panggung utama IIBF 2026.

Kiai Adrian menekankan bahwa tanggung jawab sebagai kepala keluarga menuntut ketangguhan lahir dan batin.

Di luar rumah, seorang lelaki harus bertarung menembus berbagai dinamika dan tantangan zaman demi menunaikan kewajiban nafkah.

”Menjadi kepala keluarga berarti memikul dunia di atas pundak, bahkan saat dunia itu perlahan meremukkan tulang-tulangmu. Ketangguhan terbesar seorang lelaki sering kali lahir dari tangisan yang tertahan dan luka yang sengaja dibiarkan berdarah dalam diam, demi satu alasan. Keluarga,” lanjut Pimpinan Ponpes La Tansa tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore