Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Desember 2023 | 13.00 WIB

Perahu Cinta, Martabat, dan Hidup yang Tidak Hitam Putih

COVER BUKU - Image

COVER BUKU

Juga bagaimana adegan para istri di salah satu pemberhentian yang naik ke kapal bukan untuk belajar mengapa para pelacur itu mampu membuat suami mereka berbahagia selepas turun dari Perahu Cinta. Fenomena ini kemudian menyadarkan Tumirah bahwa hampir di banyak hal perempuan kalah.

Mengapa perempuan yang begitu pandai selalu jadi korban, bahkan dianggap patut dikorbankan? Karena perempuan berpikir seperti lelaki memikirkan mereka, bukan berpikir sebagaimana seharusnya perempuan memikirkan diri mereka sendiri. (hal 68)

Hal-hal yang bersifat paradoksal menjadi hal menarik, termasuk bagaimana hidup yang disimbolkan lajunya perahu di atas aliran sungai justru diwakili oleh para pelacur yang selama ini menyandang makna negatif. Bukan mereka yang suci dan berbaju serbaputih yang justru hadir di akhir lantas membawa kehancuran.

Menggoyang-goyang Kehidupan

”Tapi apakah kehidupan itu sebetulnya, jika bukan perjalanan itu sendiri, pengembaraan dan petualangan tanpa akhir…” (hal 152)

Perahu Cinta dengan lampion merah adalah perjalanan hidup, menyusuri sungai dan ragam perjumpaan dan kemudian berakhir dengan kehancuran. Dalam perjalanan hidup itulah manusia akan mereguk makna atau setidaknya memandang hidup tidak dengan hitam putih. Seno Gumira Ajidarma dan Para Pelacur-nya telah berhasil menggoyang-goyangkan kesadaran pembaca. Tidak hanya kisah perjalanan, tetapi juga makna dan peran pelacur yang selama ini nista dan haram jadah.

Tumirah, Supiah, dan para pelacur lainnya dipilih untuk menyampaikan pesan penting perihal menjalani hidup. Dan tentu, melempar simbol-simbol yang tidak bisa seketika dicerna. Mungkin kita seperti seorang pendekar muda berkuda putih yang turut mengirim dari tepian sungai Perahu Cinta, seolah memahami betul apa itu hidup dan aliran kehidupan, nyatanya sesekali tersesat dan buta juga. (*)

*) TEGUH AFANDI, Editor buku

---

  • Judul: Para Pelacur dalam Perahu
  • Pengarang: Seno Gumira Ajidarma
  • Penerbit: Pabrik Tulisan, Jogjakarta
  • Terbit: Cetakan pertama, November 2023
  • Tebal: 286 halaman
  • ISBN: 9786235869278
Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore