
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. (Jasa Marga)
JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) meningkatkan fasilitas di Travoy Rest KM 88A dan Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang). Langkah ini untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan tol.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono saat mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria meninjau rest area tersebut.
Rivan mengatakan, pembaharuan meliputi rejuvenasi rest area hingga penguatan fungsi JMTC sebagai pusat kendali operasional berbasis teknologi. Perbaikan ini sejalan dengan visi perusahaan yang Ingin menjadikan rest area sebagai tempat istirahat sekaligus destinasi wisata.
Sejumlah transformasi layanan Travoy Rest KM 88A dan B Jalan Tol Cipularang terlihat dari rejuvenasi dan penambahan jumlah toilet, penyediaan fasilitas yang semakin lengkap dan berkualitas, ruang terbuka yang ramah lingkungan, penambahan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga penguatan peran UMKM lokal.
"Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan," ujar Rivan, Kamis (23/7).
Pada Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cipularang, transformasi berfokus pada peningkatkan peran dan kualitas UMKM lokal. Berbagai produk khas Nusantara dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih beragam kepada pengguna jalan.
Perusahaan BUMN ini juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber, pengumpulan, pemrosesan, hingga pemanfaatan kembali hasil olahan sampah menjadi pupuk organik. Seluruh proses tersebut dikembangkan melalui konsep showcase waste management.
Dalam transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengoptimalkan JMTC sebagai The Eye of Toll Road. Pusat kendali operasional terintegrasi ini memantau seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga selama 24 jam secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika lalu lintas.
Sistem ini didukung lebih dari 3.500 CCTV, Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data. JMTC mampu memantau pergerakan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat koordinasi penanganan kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi secara akurat kepada pengguna jalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
