
Ilustrasi Jalan Tol Jagorawi. (Jasa Marga)
JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan transformasi bisnis. Perusahaan fokus pada peningkatan nilai ekonomi dan sosial. Bisnis saat ini tidak hanya dititikberatkan kepada pembangunan infrastruktur jalan.
Transformasi dimaksudkan agar seluruh aset, layanan, dan jaringan jalan tol Jasa Marga Group bisa memberikan manfaat bagi pengguna jalan, masyarakat, investor, dunia usaha, dan negara. Di sisi lain, bisnis tetap berjalan secara berkelanjutan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, transformasi akan menjadi fondasi dalam keberlanjutan perusahaan. Selain itu, bisa meningkatkan kualitas layanan.
“Keberhasilan perusahaan tidak lagi hanya diukur dari besarnya aset atau panjang jalan tol yang dikelola, tetapi juga dari nilai yang mampu diciptakan bagi masyarakat dan negara. Karena itu, setiap aset, inovasi, dan kilometer jalan tol harus dikelola secara optimal dengan menempatkan pelanggan sebagai pusat strategi bisnis melalui prinsip Know Your Customer,” ujar Rivan, Rabu (15/7).
Pergeseran orientasi tersebut juga diperkuat melalui perubahan paradigma dari infra as a structure menjadi infra as a culture atau infraculture. Paradigma ini berarti pelayanan tidak hanya soal infrastruktur jalan, melainkan diikuti oleh pergerakan ekonomi dan kualitas perjalanan meningkat.
“Kami ingin infrastruktur yang dikelola Jasa Marga memberikan manfaat yang lebih besar dari sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Infrastruktur juga harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat kepercayaan publik, dan menciptakan nilai yang berkelanjutan. Inilah semangat infraculture yang terus kami bangun,” imbuhnya.
Jaksa Marga sampai saat ini menguasai 42 persen pangsa pasar panjang jalan tol komersial. Terdapat 36 konsesi jalan tol dengan total panjang jalan 1.736 km yang dikelola.
Jasa Marga saat ini menjadi tulang punggung konektivitas nasional yang melayani sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari. Skala pengelolaan tersebut mendorong Jasa Marga untuk terus memperkuat customer experience dalam seluruh proses bisnis. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan layanan berbasis teknologi, peningkatan keandalan operasional, serta penguatan kualitas interaksi dengan pengguna jalan.
Salah satu implementasinya dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), pusat kendali operasional berbasis data yang mendukung pemantauan lalu lintas, penanganan insiden, serta pengambilan keputusan secara real-time. Kehadiran JMTC memberikan dampak positif langsung bagi pengguna jalan, yang kini dapat merasa lebih aman dan nyaman sepanjang perjalanan karena seluruh kondisi dan data lalu lintas di lajur tol telah terintegrasi secara menyeluruh demi mempercepat waktu respons tindakan serta penanganan kendala darurat di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022