Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 00.58 WIB

Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS

Ilustrasi kapal induk USS Abraham Lincoln. (Navy Times) - Image

Ilustrasi kapal induk USS Abraham Lincoln. (Navy Times)

JawaPos.com - Di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, muncul pertanyaan mengapa Teheran tidak langsung menyerang kapal perang atau kapal induk AS yang berada di dekat wilayahnya.

Sejumlah analis menilai langkah tersebut bukan karena Iran tidak mampu, melainkan bagian dari strategi untuk memberi tekanan kepada Presiden AS Donald Trump tanpa memicu perang yang lebih luas.

Alih-alih menyerang aset angkatan laut AS, Iran justru meningkatkan serangan ke berbagai fasilitas militer maupun infrastruktur sipil di negara-negara Teluk seperti Kuwait, Bahrain, hingga Yordania.

Di sisi lain, Washington disebut terus menyerang sejumlah infrastruktur penting Iran, termasuk stasiun kereta api, fasilitas listrik, jaringan telekomunikasi, dan instalasi penyedia air minum.

Pengamat militer menilai pola serangan kedua belah pihak menunjukkan bahwa masing-masing masih berusaha mengendalikan eskalasi konflik meski intensitas perang terus meningkat.

Brigadir Jenderal Lebanon purnawirawan sekaligus analis militer Elias Hanna menjelaskan bahwa menyerang kapal perang AS akan membawa konsekuensi yang sangat besar bagi Iran.

"Menargetkan aset angkatan laut AS akan memicu respons yang sangat menghancurkan dari Amerika Serikat. Selain itu, secara militer target tersebut juga sangat sulit diserang karena memiliki perlindungan dan sistem pertahanan udara yang canggih," kata Hanna kepada Al Jazeera.

Iran Klaim Negara Teluk Jadi Basis Serangan AS

Pemerintah Iran beralasan serangan terhadap sejumlah negara Teluk dilakukan karena mereka diyakini menjadi lokasi yang digunakan AS untuk melancarkan operasi militer terhadap Iran.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Teheran, Atifeh Taghiani, mengatakan Washington memanfaatkan negara-negara Teluk, khususnya Kuwait, untuk menyerang infrastruktur sipil Iran.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore