
Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyebut mayoritas pengemudi ojek online (ojol) lebih memilih menjadi pengusaha mikro dibanding berstatus pekerja. Pemerintah pun mendukung aspirasi tersebut dengan berbagai insentif yang disediakan.
Kepastian ini didapat Maman saat menemui ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang mewakili 19 komunitas mitra Gojek, Grab, dan Maxim di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta.
"Saya bertanya kepada teman-teman komunitas dan asosiasi ojol terkait status mereka, apakah ingin menjadi pekerja atau berusaha sebagai pengusaha mikro. Semuanya menginginkan status menjadi pengusaha," ujar Maman, Kamis (9/7).
Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, dengan status pengusaha mikro membuat ojol memiliki jam kerja yang lebih fleksibel. Mereka bebas mengatur waktu sendiri untuk mencari penumpang dan bisa disesuaikan dengan pekerjaan lain.
Baca Juga:Celios Soroti Minimnya Transparansi Penentuan Titik SPPG di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
"Mayoritas teman-teman ojol setuju menjadi pengusaha mikro. Kita mendengar aspirasi ini sebagai dasar untuk betul-betul memperjuangkan hidup mereka," imbuhnya.
Maman menuturkan, status sebagai pengusaha mikro membuka akses yang lebih luas bagi pengemudi ojol terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM, mulai dari pelatihan dan peningkatan kapasitas kewirausahaan hingga pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Penyaluran KUR kepada ojol bisa semakin mudah karena aktivitas mereka telah berada dalam ekosistem digital. Melalui ekosistem ini, proses identifikasi dan pengembangan kapasitas usaha menjadi lebih ringkas.
Lebih lanjut, Maman menyebut bahwa para pengemudi ojol menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan porsi 92 persen dari tarif perjalanan kepada pengemudi, sedangkan 8 persen menjadi komisi perusahaan aplikator.
"Teman-teman ojol menyampaikan apresiasi kepada Pak Prabowo sebagai Presiden yang mendorong kebijakan ini. Alhamdulillah pandangan mereka positif," pungkas Maman.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
