
Direktur Keselamatan Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Nurcahyo Utomo. (ANTARA)
JawaPos.com - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memperkuat keamanan siber dan kolaborasi digital guna memastikan layanan navigasi penerbangan nasional bebas gangguan selama periode padat angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Direktur Keselamatan Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Nurcahyo Utomo mengatakan, era digital membawa kemudahan sekaligus ancaman baru berupa serangan siber.
Misalnya, phishing dan ransomware yang berpotensi mengganggu sistem pelayanan penerbangan di tengah peningkatan aktivitas transportasi udara akhir tahun. "Di sinilah kami internal melakukan beberapa kegiatan, beberapa langkah untuk menjaga supaya keamanan siber tetap terjaga. Kita akan memastikan sistem kita siap untuk selama Natal dan Tahun Baru. Jadi, bagaimana peningkatan keamanan siber dari serangan phishing, ransomware, dan lain-lain," kata Nurcahyo, dikutip Sabtu (15/11).
Ia mengatakan, langkah itu perlu dilakukan sebagai respons terhadap maraknya serangan siber yang sempat melumpuhkan sistem penerbangan salah satunya di Malaysia, menyebabkan penumpang gagal check-in dan penerbangan mengalami keterlambatan panjang.
Eropa juga mengalami gangguan serupa, berawal di Brussel ibu kota Belgia lalu menyebar ke berbagai negara, menyebabkan kekacauan sistem check-in dan penundaan penerbangan massal di sejumlah bandara utama.
AirNav Indonesia menilai kondisi tersebut sebagai peringatan bahwa transformasi digital harus diimbangi dengan perlindungan kuat terhadap sistem informasi dan infrastruktur teknologi navigasi penerbangan nasional.
Sebagai langkah antisipasi, AirNav mengaktifkan Security Operation Center (SOC) yang beroperasi 24 jam untuk memantau, mendeteksi, dan merespons segala potensi ancaman siber selama masa sibuk Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, ia mengatakan sistem Security Information Event Management (SIEM) disiagakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan, termasuk potensi kebocoran data, serangan phishing, dan ransomware yang dapat mengganggu operasional penerbangan.
AirNav juga menggunakan sistem deteksi otomatis dan analisis forensik digital untuk memastikan pemulihan cepat apabila gangguan terjadi, menjaga agar sistem navigasi tetap berfungsi normal tanpa gangguan.
Kolaborasi erat dilakukan bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang secara berkala menguji kekuatan firewall AirNav melalui simulasi penyusupan untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai bentuk serangan baru.
Hasil asesmen keamanan siber pada Oktober 2025 menunjukkan AirNav mencapai level 4 atau 'terkelola', mencerminkan kemampuan organisasi dalam memonitor, mendeteksi, dan menanggulangi ancaman siber secara sistematis dan berkelanjutan.
AirNav juga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dengan mengirimkan personel mengikuti pelatihan internasional serta menjalin kerja sama teknis dengan Australia melalui simulasi penanganan insiden siber pada 20 November mendatang.
Dalam waktu dekat, AirNav berpartisipasi dalam penyusunan regulasi bersama Kemenko Polhukam untuk memperkuat kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga keamanan data di sektor transportasi udara nasional.
Tak hanya itu, saat ini AirNav juga memiliki tim Cyber Security Incident Response Team (CSIRT) yang bertugas mendeteksi, menganalisis, memitigasi, dan memulihkan sistem secara cepat demi memastikan keamanan digital layanan penerbangan Indonesia tetap terjaga.
"Tim ini akan bekerja 24 jam sehari, jadi tidak ada liburnya, dan akan bekerja bersama dengan security operation center, untuk menjaga keamanan siber di AirNav Indonesia. Jadi diharapkan dengan memiliki tim CSIRT ini, AirNav memiliki kesiapan untuk menghadapi gangguan serangan siber," kata Nurcahyo.
Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno mengatakan, periode Natal dan Tahun Baru kali ini, AirNav memproyeksikan pergerakan pesawat di seluruh bandara di Indonesia mencapai 76.972 penerbangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022