Pendiri Argo Manunggal Group yang merupakan sosok di balik pengembang properti, Alam Sutera Realty, The Ning King, telah berpulang pada Minggu, 2 November 2025. (istimewa)
JawaPos.com - Kabar duka datang dari dunia properti Tanah Air. Pendiri Argo Manunggal Group yang merupakan sosok di balik pengembang properti, Alam Sutera Realty telah berpulang pada Minggu, 2 November 2025. Dikutip dalam akun Instagram resmi Alam Sutera, The Ning King meninggal dunia dalam usianya ke-94 tahun.
"Atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Surga. Bapak The Ning King Pendiri Argo Manunggal Group 20 April 1931-2 November 2023," bunyi pengumuman resmi di Instagram @alam_sutera_realty, dikutip Senin (3/11).
"Segenap keluarga besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang kasih Kristus senantiasa menyertai dan memberi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan," tutup pengumuman itu.
Berikut ini profil singkat The Ning King
The Ning King lahir di Bandung, 20 April 1931. Sebagai pengusaha dibidang real estat, pembuatan baja, asuransi dan unggas, The Ning King tercatat sebagai orang terkaya ke-50 di Indonesia dengan kekayaan mencapai USD 450 juta.
Sebelum memiliki bisnis terkenal di kawasan terkenal, The Ning King memulai kariernya lebih dulu di industri tekstil yang kemudian berkembang menjadi konglomerasi Agro Manunggal Group.
Beberapa bisnis yang berada di bawah Agro Manunggal Group, yakni PT Argo Pantes Tbk (ARGO) yang memproduksi berbagai jenis benang dan kain, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) pengembang kawasan hunian dan komersial yang didirikan bersama menantunya, Haryanto Tirtohadiguno.
Lalu PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) yang merupakan perusahaan dengan fokus pada penyediaan gudang logistik, dan PT Agro Manunggal Triasta yang bergerak dibidang tekstil dan garmen, serta PT Cakra Steel (Cakrasteel), produsen baja ringan dan material konstruksi nasional.
Selain Alam Sutera, The Ning King juga dikenal sebagai sosok di balik proyek-proyek besar seperti Flavor Bliss, The Tower hingga Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Tak berhenti di bisnis Alam Sutera, perusahaan yang kini dikelola oleh menantunya itu telah berekspansi dengan mendirikan kawasan Suvarna Sutera di Tangerang seluas 2.600 hektare.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
