Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Oktober 2025 | 20.44 WIB

Bukan Cuma Sekadar Cuci Pakaian! Begini 4 Tips Bikin Bisnis Laundry Berkembang Pesat

Ilustrasi bisnis laundry (Freepik) - Image

Ilustrasi bisnis laundry (Freepik)

JawaPos.com - Bisnis laundry makin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama di area perkotaan dengan mobilitas tinggi. Menurut QnC Laundry, agar usaha laundry berjalan lancar, kontrol operasional yang ketat sangat dibutuhkan, mulai dari kebersihan, kerapihan, keharuman pakaian, hingga ketepatan waktu pengantaran.

Ini bukan sekadar soal “cuci dan kering”, melainkan bagaimana menjaga kualitas yang konsisten agar pelanggan puas dan usaha bisa terus berkembang.

Sementara itu, menurut sumber dari DBS digibank, tips mengembangkan rumah laundry yang efektif juga harus menekankan pentingnya riset pasar dan pemahaman terhadap kebutuhan lokal.

Sebelum modal besar dikeluarkan, pelaku usaha disarankan menghitung kebutuhan modal secara rinci, tidak cuma mesin cuci dan lokasi, tapi juga biaya tenaga kerja, peralatan tambahan, dan operasional lainnya.

Dengan landasan yang kuat dalam kontrol operasional dan pemahaman modal, selanjutnya adalah menerapkan strategi-strategi khusus agar bisnis laundry bisa lebih dikenal, dipercaya, serta mampu bersaing dalam pasar yang makin padat.

Berikut 4 tips mengembangkan bisnis laundry yang dapat Anda ikuti:

1. Buat dan Terapkan SOP (Standar Operasi Prosedur) yang Jelas

Standar operasional yang tertulis dan dipahami oleh seluruh tim sangat memengaruhi konsistensi layanan. SOP mencakup cara mencuci, penggunaan deterjen, pelipatan pakaian, hingga kebersihan tempat, semua detail ini harus distandarkan agar kualitas tidak bergantung pada siapa yang menangani.

2. Gunakan Teknologi dan Alat Kontrol Remote seperti CCTV & POS

Memasang CCTV memungkinkan pemantauan secara acak maupun dari jarak jauh, memastikan SOP dijalankan meskipun pemilik tidak selalu hadir di lokasi. Selain itu, penggunaan sistem Point of Sale (POS) atau aplikasi kasir digital membantu mencatat transaksi, stok, inventaris, serta meminimalisir kecurangan.

3. Pilih Lokasi yang Strategis dan Hitung Kebutuhan Modal dengan Teliti

Lokasi yang mudah diakses, dekat pemukiman atau area ramai, akan mendatangkan pelanggan lebih cepat. Namun demikian, lokasi strategis biasanya juga berarti biaya sewa yang lebih tinggi. Maka dari itu perlu riset sebelumnya dan perhitungan modal menyeluruh seperti sewa, listrik, air, gaji karyawan sampai biaya pemeliharaan peralatan.

4. Standarisasi Pelayanan & Fokus Kepuasan Pelanggan

Kualitas layanan yang baik meskipun harga tidak terlalu tinggi seringkali lebih dihargai pelanggan. Menetapkan standar pelayanan meliputi training karyawan (cara melayani, cara mencuci, cara berkomunikasi), kebersihan, kecepatan layanan, dan aroma pakaian. Mendengarkan feedback dan menyelesaikan keluhan secara responsif juga bagian penting dalam menjaga reputasi.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore