
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin. (Tangkapan layar YouTube DPR RI)
JawaPos.com - Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Mufti Anam menyoroti soal ribetnya proses refund atau pembatalan tiket kereta api. Sudah dipersulit, bahkan ia menyebut dana refund justru tak diterima konsumen dan masuk ke rekening oknum pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Merespons hal itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Ia pun akan memastikan dan melihat persoalan tersebut langsung diinternalnya.
"Kami nanti juga akan menindaklanjuti, ada refund tiket yang ke oknum. Itu akan kami lihat juga," kata Bobby Rasyidin dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, dikutip Kamis (21/8).
Sebelumnya, Mufti Anam menilai proses refund tiket kereta api dinilai ribet lantaran setiap konsumen masih harus pergi ke stasiun untuk memperoleh dananya kembali. Padahal, kata dia, konsumen itu membeli tiketnya secara digital melalui platform e-commerce untuk perjalanan.
"Coba bapak sekali-kali bapak pesan tiket melalui Traveloka, atau melalui akun KAI, Bapak pesan yang disitu ada opsi refund 100 persen. Bahkan, 2 jam sebelum keberangkatan. Tapi saat bapak mau refund, prosesnya ribet sekali," kata Mufti Anam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, di Senayan, Jakarta, Rabu (20/8).
"Bahkan di era digital hari ini, kalau mau refund harus datang ke stasiun dengan membawa KTP dengan KTP punya sendiri," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa proses refund yang ribet ini tampak seperti disengaja. Pasalnya, ia pun mendapat laporan bahwa dana refund yang seharusnya diterima konsumen, justru dinikmati oleh KAI melalui oknum pegawainya.
"Menurut kami ini bukan soal digitalisasi, tapi soal akal-akalan untuk bagaimana refund tidak diambil oleh masyarakat, dan kemudian dinikmati oleh KAI," tutur Mufti.
Tak menyebut lokasinya di mana, Mufti mengungkapkan dana refund calon penumpang tidak bisa diterima. Namun, saat diperiksa justru telah masuk ke rekening orang lain. Setelah ditelusuri ternyata nomor rekening tersebut dimiliki oleh seorang pegawai KAI.
"Refund yang sudah diproses juga terjadi di satu tempat itu tidak kembali, tetapi ke rekening orang lain dan setelah didalami ternyata itu ke rekening orang KAI," ungkap Mufti.
Terakhir, Mufti berharap banyak kepada Bos KAI Bobby Rasyidin untuk bisa memberantas oknum yang memanfaatkan proses refund tiket tersebut. "Harapan kami bapak bisa memberantas oknum-oknum yang memanfaatkan itu," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
