Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 21.21 WIB

Kadin Jatim Sambut Baik Aturan Impor Bahan Baku Terbaru dari Kemendag

 

Kadin Jatim berharap aturan baru dari Kemendag bisa dijalankan dengan baik agar pengusaha bisa mendapatkan manfaat. (Istimewa)

JawaPos.com-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menyatakan beberapa ketentuan terbaru dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait relaksasi impor bakal mendorong roda ekonomi. Mereka berharap bahwa aturan tersebut bisa dijalankan dengan maksimal agar pengusaha bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Timur Bidang Promosi Dan Perdagangan Luar Negeri Tomy Kayhatu mengatakan, terdapat sembilan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang baru disosialisasikan kepada pengusaha di berbagai daerah termasuk Jatim. Yakni, Permendag Nomor 16 hingga 24 Tahun 2025. Dari evaluasinya, aturan ini justru menjadi kabar baik bagi para pelaku industri manufaktur Jawa Timur.

''Ini merupakan kabar gembira bagi industri manufaktur Jawa Timur yang sangat bergantung pada bahan baku impor,'' ujarnya di Surabaya.

Dia menjelaskan, ada beberapa ketentuan yang sangat bermanfaat bagi pelaku industri manufaktur. Misalnya, kebijakan relaksasi terhadap 10 komoditas strategis. Aturan yang mempengaruhi total 482 kode Harmonized System (HS) itu meliputi produk kehutanan (441 HS), pupuk bersubsidi (7 HS), bahan baku plastik (1 HS), sakarin dan siklamat (2 HS), bahan bakar lain (9 HS), bahan kimia tertentu (2 HS), mutiara (4 HS), food tray (2 HS), alas kaki (6 HS), serta sepeda roda dua dan roda tiga (4 HS).

Kemudian, ada relaksasi kelompok bahan baku dan penolong industri yang mencakup 29 Kode HS. Antara lain, komoditas seperti bahan baku plastik, bahan bakar lain, dan pupuk bersubsidi. Komoditas tersebut sebelumnya dikenakan Persetujuan Impor (PI). Namun, kini tidak lagi dikenakan pembatasan.

''Selain relaksasi, aspek lain dalam Permendag baru yang dinilai mendukung industri Jawa Timur adalah peran strategis Pusat Logistik Berikat (PLB). Ini solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan dwelling time dan biaya logistik,'' terangnya.

Dia menerangkan, PLB menawarkan keuntungan signifikan yaitu arus kas perusahaan tetap sehat. Sebab, pajak impor tidak langsung dibayar. Muatan tersebut pun tidak membebani pelabuhan utama sehingga beban hemorage tak terlalu besar. Alhasil, pabrik memiliki buffer stok bahan baku yang lebih stabil, dan biaya sewa gudang komersial dapat ditekan.

Bagi industri Jawa Timur, lanjut dia, PLB merupakan game changer yang memungkinkan optimalisasi supply chain management dengan biaya yang lebih efisien. Oleh sebab itu, Kadin Jawa Timur mendorong para pelaku usaha untuk mengintegrasikan strategi PLB dalam perencanaan bisnis mereka.

''Sebagai provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar kedua nasional dan pusat industri manufaktur, Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam implementasi regulasi ini,'' tegasnya.

Meski menyambut baik, Tomy mengingatkan bahwa aturan tersebut juga harus dijalankan sambil memperhatikan kepentingan nasional. Misalnya, produk tekstil yang menjadi salah satu sektor unggulan Jawa Timur pengawasannya tetap dilakukan secara border dengan penambahan pengaturan untuk pakaian jadi dan aksesoris. (bil)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore