
ILUSTRASI Volkswagen. (pixabay.com)
JawaPos.com - Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, menyetujui permintaan serikat pekerja untuk membatalkan wacana pemutusan hubungan kerja (PHK) 35.000 karyawan. Bahkan, para pekerja juga tidak akan dikenakan pemotongan upah.
Seperti dilansir dari Reuters, kesepakatan ini didapat setelah kedua belah pihak bernegosiasi selama 70 jam yang merupakan negosiasi terlama dalam 87 tahun sejarah perusahaan tersebut.
Hasilnya, perusahaan tak akan melakukan penutupan pabrik ataupun PHK dalam waktu dekat. Bahkan, Volkswagen tak akan melakukan pemotongan upah sebesar 10 persen.
Kesepakatan yang menghindari pemogokan yang mahal tersebut juga memberikan kelegaan bagi investor dan saham menjadi naik 2,4 persen. Saham Volkswagen sendiri telah turun 23 persen selama tahun ini.
VW mengungkapkan, kesepakatan tersebut akan memungkinkan penghematan sebesar 15 miliar euro (Rp 252,8 triliun) per tahun dalam jangka menengah dan tak berdampak signifikan untuk tahun 2024.
Meskipun tak ada penutupan langsung, VW sedang mencari opsi untuk pabriknya di Dresden dan mengubah fungsi pabrik di Osnabrueck, termasuk mencari pembeli. Sebagian produksi pun akan dialihkan ke Meksiko.
Produksi kendaraan di pabrik Dresden akan ditutup pada akhir 2025. Staf VW tak akan mendapatkan kenaikan gaji berdasarkan perjanjian upah kolektif selama empat tahun ke depan, sementara sebagian bonus akan dihapuskan atau dikurangi.
"Tidak ada lokasi yang akan ditutup, tidak ada yang akan diberhentikan karena alasan operasional, dan perjanjian upah perusahaan kami akan dijamin untuk jangka panjang," ungkap kepala dewan pekerja Daniela Cavallo.
Terkait produksi pada pabrik terbesarnya di Wolfsburg, akan dikurangi dari empat jalur perakitan menjadi dua jalur.
Sebagai informasi, Volkswagen telah berunding dengan perwakilan serikat pekerja sejak September mengenai langkah-langkah yang dianggap perlu agar bisa bersaing dengan perusahaan otomotif asal Tiongkok yang menawarkan harga lebih murah.
Mereka juga membahas mengenai penanganan permintaan yang lesu di Eropa serta adopsi kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan.
Dampak hal ini, sekitar 100.000 pekerja pun telah menggelar dua aksi mogok terpisah dalam sebulan terakhir, yang terbesar dalam sejarah Volkswagen, untuk memprotes rencana pemangkasan biaya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
