
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajardi dan pejabat lain saat konferensi pers, di Jakarta, Senin (30/12).
JawaPos.com – Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan perkakas, peralatan rumah tangga dan bangunan, serta tas dan koper, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk berencana melakukan penghimpunan dana lewat pasar modal melalui Penawaran Umum Perdana Saham atau IPO. Rohartindo akan melepas ke publik sebanyak-banyaknya 410 juta saham atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
"Saham bernilai nominal Rp 50 per saham akan ditawarkan dalam kisaran harga Rp 122 hingga Rp 135 per saham. Sehingga total dana yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya sebesar Rp 55,35 miliar," kata Direktur Utama Rohartindo, Ronald Hartono Tan, Kamis (21/7).
Dana dari hasil IPO tersebut, sebanyak 47,82 persennya akan digunakan untuk membeli aset berupa tiga unit ruko dan dua unit gudang untuk pengembangan usaha. Sedangkan, sebesar 52,18 persennya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan bisnis perseroan.
Perseroan akan mengadakan penambahan barang-barang inventory untuk dijual. Barang-barang inventory yang akan dibeli itu adalah 60 persen untuk penambahan produk perkakas, 20 persen untuk penambahan produk peralatan rumah tangga, dan 20 persen sisanya untuk penambahan produk tas dan koper.
Jadwal penawaran awal akan berlangsung pada 19-26 Juli 2022, dengan tanggal perkiraan efektif pada 29 Juli 2022. Sedangkan perkiraan masa penawaran umum perdana saham akan berlangsung pada 2-5 Agustus 2022.
Dalam waktu yang bersamaan, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 205 juta lembar atau 12,5 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Waran akan diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal penjatahan.
"Setiap pemegang 2 saham baru berhak atas pembelian 1 waran dengan harga pelaksanaan Rp 500, yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak diterbitkan, sampai dengan 18 bulan berikutnya," katanya.
Seluruh dana dari penerbitan waran seri I akan digunakan sebagai modal kerja untuk barang-barang inventory perseroan. Antara lain, berupa perkakas, peralatan rumah tangga, serta peralatan tas dan koper.
Untuk diketahui, saat ini emiten dengan kode ticker TOOL tersebut punya beberapa merek produk, antara lain Nankai, Varem, Kovea, American Eagle, Rubystar, SNZO, VVIP, JUNIOR, Airwheel yaitu smart robotic luggage. Pada tahun 2021 perseroan telah memiliki wilayah distribusi di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sulawesi, Sumatra, Bali, dan Kalimantan dengan lebih dari 1.000 distributor dan re-seller.
Saat ini kepemilikan saham terbesar PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk secara mayoritas adalah PT Rohartindo Maju Perkasa sebanyak 95,12 persen, Ronald Hartono Tan sebesar 4,39 persen, dan Tan Ngo Moy sebesar 0,49 persen.
Setelah IPO, komposisi kepemilikan saham akan berubah menjadi PT Rohartindo Maju Perkasa sebesar 76,10 persen, Ronald Hartono Tan 3,51 persen, Tan Ngo Moy 0,39 persen, dan masyarakat sebesar 20 persen.
Sedangkan komposisi kepemilikan saham akan berubah setelah pelaksanaan Waran Seri I menjadi PT Rohartindo sebesar 69,18 persen, Ronald Hartono Tan 3,16 persen, Tan Ngo Moy 0,35 persen, masyarakat 18,81 persen, dan Pemegang Waran Seri I sebanyak 9,09 persen.
Sebagai informasi, penjualan ketiga segmen pada tahun 2021 mencapai Rp 111,44 miliar. Capaian ini naik dibandingkan dengan tahun 2020 yang baru mencapai Rp 106,88 miliar.
Dari sisi profitabilitas, pada tahun 2021 perseroan mencatat Return On Equity (ROE) sebesar 10,6 persen, Return On Assets (ROA) 8,0 persen, laba tahun berjalan terhadap pendapatan sebesar 9,7 persen, dan laba kotor terhadap pendapatan sebesar 31,5 persen. Perseroan juga memiliki tingkat likuditas yang baik sebesar 308,8 persen pada tahun 2021.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
