
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad saat konferenai pers klarifikasi usai namanya disebutkan di kasus suap pengurusan impor barang dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), memastikan dana yang didapat dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) senilai Rp 429,25 miliar akan digunakan untuk memperkuat keberlanjutan bisnis melalui diversifikasi usaha berbasis kreativitas, pengembangan hak kekayaan intelektual, hingga ekspansi bisnis.
Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, mengatakan pengembangan bisnis RANS tetap bertumpu pada kekuatan figur publik yang dimiliki perusahaan dan keberlanjutan usaha harus didukung oleh diversifikasi produk dan layanan.
"Mengenai manfaat dari dana IPO Rp 429.250.000.000 itu, tentu ada beberapa hal yang akan digunakan. Basisnya adalah tetap pada ketenaran individu, tapi turunannya atau diversifikasi dari jasa itu penting untuk bisa keberlangsungan dari organisasi." Ujar Darwin dalam konferensi pers, Kamis (10/7).
Darwin mengatakan, berdasarkan prospectus sekitar 38 persen dana IPO akan digunakan untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan pertunjukan yang melibatkan aktor lokal maupun internasional.
"Pengguna dana tak kena sebagian besar untuk melakukan kegiatan-kegiatan pentas dari aktor lokal maupun internasional. Itu kurang lebih 38 persen dari dana hampir dibulatkan Rp 439.000.000.000,” ujarnya.
Darwin melanjutkan, sekitar 18 persen dana dialokasikan untuk pengembangan intellectual property (IP), termasuk Cipungland yang dikembangkan sebagai wahana edukasi anak.
"Kemudian penggunaan lain lagi adalah untuk IP tadi intellectual property yaitu kurang lebih sekitar katakanlah 18 persen. Itu Cipungland. Cipungland itu kegiatan di mana untuk anak-anak yang sifatnya pendidikan, nah ini penting. Di mana 150 juta followers dan subscriber itu dunia pendidikan penting,” ucapnya.
Lanjutnya, ia menilai kreativitas merupakan aset utama RANS yang membedakannya dengan banyak perusahaan lain di pasar modal yang berbasis sumber daya alam.
Menurutnya, kreativitas tersebut harus dilindungi melalui hak atas kekayaan intelektual agar dapat terus menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
