Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Juli 2021 | 17.48 WIB

Shopee Siap Tutup Akun Seller Jika Jual Obat-Vitamin Palsu

SHOPEE (Rian Alfianto/ JawaPos.com) - Image

SHOPEE (Rian Alfianto/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Seller atau penjual yang berjualan di aplikasi marketplace Shopee mendapat peringatan tegas, jika menjual produk palsu unntuk obat dan vitamin. Bila ketahuan, maka akun seller akan ditutup oleh Shopee.

Tindakan tegas dari Shopee Indonesia ini untuk mengantipasi tindak penipuan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di tanah air. Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, pihaknya tidak hanya menutup toko, juga meminta aparat kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan tindakan hukum lebih lanjut. Apalagi pemalsuan yang dilakukan terkait dengan produk kesehatan. Hal itu sangat membahayakan.

"Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mendukung usaha pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19 dan menciptakan ekosistem belanja daring yang aman bagi pengguna," ujar Radynal Nataprawira dalam keterangan persnya pada Senin (19/7).

Alasan Shopee menyerahkan ke kepolisian, jika ada kasus demikian, yakni obat dan vitamin berkaitan dengan keamanan dan kesehatan publik.

Apalagi Shopee kerap kali menerima laporan melalui media sosial mengenai toko yang terindikasi mencetak label kemasan obat sendiri. Atas laporan itu, pihak Shopee menurunkan produk tersebut dan secara paralel menginvestigasi bukti keaslian dari pembeli.

"Jika terindikasi kuat melakukan pemalsuan, kami akan melanjutkan dengan pemblokiran toko dan bekerja sama dengan pihak berwenang. Shopee berkomitmen untuk terus memberikan layanan belanja yang aman dan nyaman bagi pengguna kami,” jelas dia.

Baca juga: Edarkan Obat Tak Berizin, Sejumlah Apotek Terancam Sanksi Penutupan

Radynal Nataprawira menyebut, produk-produk yang dijual di platform Shopee diunggah langsung oleh penjual. Untuk tetap menciptakan kenyamanan berbelanja online yang optimal, Shopee memiliki tim internal yang didedikasikan untuk memantau dan melakukan moderasi terhadap produk yang dijual dalam aplikasi agar sesuai dengan regulasi yang sudah ada.

Radynal menambahkan, tim internal Shopee memantau dan mengawasi produk-produk kesehatan di platform, termasuk yang terindikasi menjual produk palsu. Setiap penjual di Shopee memiliki kewajiban untuk mematuhi aturan yang berlaku dan tunduk pada hukum.

Masyarakat dihimbau untuk memperhatikan kemasan obat-obatan dan membaca ulasan produk-produk yang dibeli di aplikasi Shopee. Jika merasa ada kecurigaan bahwa produk yang dijual merupakan produk palsu, masyarakat diharapkan jangan menyelesaikan terlebih dahulu pesanan yang dibeli.

Produk-produk tersebut dapat dilaporkan melalui tombol “Laporkan produk ini” di sisi kanan atas laman produk, dan/atau penjualnya melalui tombol “Laporkan Pengguna” di sisi kanan atas laman toko. Dengan melaporkan produk dan penjual tersebut, masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga ekosistem belanja daring lebih aman dan bertanggung jawab.

“Kami berharap para penjual produk kesehatan ikut mengambil bagian dalam percepatan pemulihan kesehatan masyarakat dengan memperhatikan regulasi yang berlaku. Di masa yang sulit ini, semua pihak harus bekerja sama, baik penjual, pembeli, Shopee, maupun aparat pemerintahan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.”

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore