Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juni 2021 | 02.19 WIB

Cepat Dapat Uang Selama Pandemi, Tren Jualan Pakai Gawai Naik

Ilustrasi: Belanja online kini banyak menjadi pilihan di tengah situasi pandemi Covid-19. (WMEGroup). - Image

Ilustrasi: Belanja online kini banyak menjadi pilihan di tengah situasi pandemi Covid-19. (WMEGroup).

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 membuat kehidupan berubah termasuk dalam hal gaya hidup jual beli. Sejumlah masyarakat bahkan memanfaatkan gawai untuk mendapatkan uang selama pandemi lewat bisnis online shopping.

Founder dan CEO CV Bless Abadi Sejahtera Natalia Sari mengatakan, selama pandemi kunci untuk segera mendapatkan kesuksesan dalam suatu bisnis yang terpenting adalah pemasaran (marketing). Pemasaran membantu memperkuat sebuah bisnis, bahkan bisnis yang sudah besar pun tetap mengandalkan pemasaran untuk menjangkau pelanggan.

"Tidak peduli seberapa hebat produk atau layanan yang ditawarkan suatu bisnis, jago marketing itu penting. Dengan pemasaran yang baik, pelanggan bisa memahami produk apa sih yang dijual," ujar Natalia secara daring baru-baru ini.

Tanpa pemasaran yang baik, suatu bisnis berpeluang gulung tikar hingga tutup karena kurangnya laba dan penjualan. Apalagi di masa pandemi saat ini, pemasaran secara digital dirasa paling hemat biaya dan efisien.

"Di era yang serba digital sekarang ini, pemasaran digital (digital marketing) menjadi metode baru yang sangat berperan penting dalam memasarkan suatu bisnis, terutama bisnis seperti online shop," katanya.

Sehingga bukan hanya hobi belanja lewat digital saja selama pandemi, tetapi jualan lewat digital juga diyakini lebih efektif mendatangkan cuan saat ini. Digital marketing lebih menguntungkan di era pandemi.

"Karena selama pandemi penggunaan internet pun semakin meningkat setiap harinya. Orang-orang lebih sering menghabiskan waktu di internet. Kegiatan berbelanja pun kini lebih banyak dilakukan secara online," kata Natalia.

Laporan Optin Monster menyebutkan dunia memiliki hampir 1,92 miliar pembeli online (per 2019). Dengan pertumbuhan belanja online yang luar biasa cepat, tidak mengherankan jika ada hampir 1,92 miliar pembeli online.

AS sendiri memiliki sebanyak 69 persen pembeli online dan dari jumlah tersebut, sekitar 25 persen suka berbelanja online tidak kurang dari sekali setiap bulan. Menurut perkiraan, hampir 69 persen orang Amerika dilaporkan terlibat dalam belanja online. Dan apalagi di era pandemi, tren jual beli online makin meningkat.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore