
Kunjungan perusahaan jasa pengiriman barang berbasis aplikasi Paxel di JawaPos.com, Rabu (6/2)
JawaPos.com - Mengusung layanan same day delivery, startup logistik berbasis aplikasi Paxel masuk ke pasar jasa pengiriman barang yang potensi pasarnya masih terus berkembang. Dengan biaya jasa pengiriman flat, manajemen Paxel optmistis bisa terus tumbuh di tengah ketatnya persaingan jasa delivery barang.
"Kita kembangkan paxel bukan sekadar bisnis jasa pengiriman. Kita bukan sekadar itu, tetapi lebih ke to create delivery experience to customer. Kita ingin memberikan kepuasan kepada customer dalam memberikan layanan," ujar Manajer Pemasaran Paxel, Alexander Zulkarnain saat bertandang ke JawaPos.com, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).
Alex, begitu biasa disapa, menyebut operasional Paxel yang mulai efektif di-launching pada Februari 2018, mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. "Kita benar-benar ingin memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan saat memanfaatkan jasa layanan pengiriman, baik barang atau dokumen," katanya.
Saat ini, rata-rata jasa pengiriman yang dilakukan Paxel sekitar 4 ribu paket per hari dan bertambah hingga 10 ribu paket pada momen tertentu seperti yang dilakukan pada Harbolnas 2018.
Dengan komitmen itu, katanya, Paxel menjamin pengiriman barang atau dokumen sampai ke tujuan di Jabodetabek dalam waktu kurang dari 8 jam. "Pengiriman lebih dari 8 jam, biaya pengiriman kita refund," sebutnya.
Setelah mampu menjangkau jasa layanan pengiriman di wilayah Jabodetabek, Paxel melakukan ekspansi ke Jawa dan Bali. "Selain Jabodetabek, kita melebarkan layanan ke Bandung, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, dan Bali," imbuh Alex.
Yang menarik, selain mengembangkan jaringan bisnis, Paxel juga peduli untuk membantu masyarakat di bidang sosial. Ini dilakukan dengan setiap 20 pengiriman, Paxel mendonasikan 1 pengiriman untuk membantu anak penderita kanker.
Bukan itu saja, Paxel juga terus menambah kemitraan dengan yayasan sosial. Ini dilakukan dengan menggratiskan jasa pengiriman bila konsumen mengirim barang ke yayasan yang telah diikat kerja sama.
Untuk memanfaatkan jasa pengiriman Paxel, konsumen cukup melakukan download aplikasinya di apps. Untuk memanfaatkan jasa pengiriman barang, konsumen cukup menggunakan lewat aplikasi, dengan mengisi sejumlah data, seperti alamat tujuan, isi barang, nama penerima.
Setelah itu, mitra kurir akan datang ke rumah untuk mengambil barang dan menaruhnya di feeder Paxel terdekat. Berikutnya akan ada mitra dedicated lainnya yang akan mengirim paket sampai ke tempat tujuan.
“Jadi first mile dan last mile bukan dilakukan oleh orang yang sama, di satu sisi ini akan menjamin barang jadi lebih cepat sampai. Sebab orang yang sudah tahu dengan kondisi lapangan di suatu daerah akan paham di mana saja jalan pintasnya," katanya.
Alex menambahkan, konsumen dapat mengecek secara real-time posisi paket mereka setelah diterima tangan mitra kurir sampai diterima penerima paket. Yang menarik, konsumen dapat mengatur jam pemesanan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
