
Mendag Enggartiaso Lukita
JawaPos.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan mengkaji aturan mengenai pemeriksaan impor besi dan baja. Hal itu dilakukan lantaran impor dari dua komponen yang berasal dari Tiongkok tersebut melonjak 59 persen.
Pertimbangan lainnya, peningkatan impor bisa terjadi karena adanya penyelundupan dan penyimpangan. Tindakan itu dipicu semenjak pihaknya mengubah aturan pemeriksaan barang impor dari border menjadi post border.
"Karena (post border) ini sebenarrnya tujuannya relaksasi. Tetapi saya sudah menyatakan bahwa potensi penyelundupan dan penyimpangan meningkat. Hanya kalau itu tidak dilakukan, maka terkesan kita mempersulit. Kami lakukan, tapi pemerintah juga lakukan evaluasi," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (10/1).
Kemudahan itu, lanjut Enggar, membuat para pengusaha justru menjadi lupa diri. Mereka malah memilih impor besi dan baja dari luar negeri dibanding produk domestik.
"Dengan kondisi seperti ini, memberikan dampak negatif, industri hulunya kita ubah, Saya minta izin Menko untuk mengubah Permendag 10, yaitu kembalikan lagi ke border. Karena ini bahaya. Kalau di post border kita periksa di ujung," imbuh dia.
Pria yang pernah duduk di kursi parlemen itu pun mengimbau kepada para pengusaha agar stop melakukan impor. Hanya saja, jika barang yang dibutuhkan tidak diproduksi dalam negeri maupun tidak sesuai spesifikasi, maka pemerintah mengizinkannya.
"Saya menghimbau jangan impor kalau ada produksi dalam negeri. Saya tidak melarang. Kita tidak akan mengorbankan salah sastu industri untuk kepentingan industri lain. Kalau tidak diproduksi dalam negeri silakan. Kalau harganya terlalu tinggi, duduk silakan. Kalau harganya jauh sekali dari impor, kita lihat. Kalau tidak bisa juga baru impor. Tapi kalau beda dikit, ya janganlah. Keberpihakan kita kepada industri dalam negeri, kalau nggak kita akan repot," tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
