
ilustrasi usaha berbisnis
JawaPos.com - Ada banyak yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan suatu produk dan jasa dari sebuah bisnis. Namun hanya strategi tepat yang akan membuat bisnis berkembang dan lebih menguntungkan tentunya.
Kegiatan utama marketing atau pemasaran adalah menciptakan cara pemasaran produk yang paling efektif dan efisien. Pelaku usaha perlu menganalisis pasar agar mampu menjangkau konsumen dan memenangkan persaingan di antara para kompetitor.
Tanpa strategi pemasaran yang baik, kegiatan usaha tidak akan berjalan optimal sebagaimana yang diharapkan. Bahkan di era digital seperti sekarang ini, justru memudahkan para pelaku usaha dalam melakukan pemasaran secara online.
Pun demikian, tetap saja dibutuhkan strategi dalam pemasaran yang dilakukan secara online tersebut. Lalau, bagaimana caranya? Berikut 6 strategi pemasaran online yang bisa Anda lakukan untuk meraup untung berbisnis seperti dikutip dari Cermati.com.
1. E-Mail Marketing
Strategi e-mail marketing biasa digunakan pada bisnis online berbasis website. Konsumen yang belum terdaftar di situs wajib registrasi terlebih dahulu untuk melakukan pembelian ataupun menerima informasi terbaru seputar produk yang dijual di website. Gunakan e-mail untuk mengirimkan penawaran menarik agar konsumen tertarik untuk membeli produk Anda.
2. SEO
Nah, SEO (search engine optimization) merupakan strategi pemasaran yang paling efektif, baik untuk usaha besar, menengah, maupun kecil. Pastikan produk yang dijual mengandung SEO, sehingga produk Anda dapat muncul di halaman utama mesin pencarian Google. Jika Anda kurang paham mengenai SEO, Anda dapat menggunakan jasa pakar SEO di internet.
3. Link Afiliasi
Bagi yang punya banyak modal, cobalah strategi pemasaran menggunakan link afiliasi. Meskipun mahal, hasil kerjanya sangat efektif dan dapat mengembalikan modal dalam hitungan hari saja. Anda bisa bekerja sama dengan artis, selebgram atau influencer untuk memasarkan produk lewat sosial media yang mereka miliki.
4. Sosial Media
Selain sosial media pribadi, Anda juga harus membuatkan sosial media khusus untuk produk yang dijual, seperti Facebook, Instagram atau Twitter. Sosial media digunakan sebagai wadah untuk berbagi informasi terbaru mengenai produk yang Anda jual.
Apabila konsumen tidak sempat membuka e-mail, setidaknya lewat media sosial, mereka jadi tahu kalau Anda baru saja mengeluarkan produk baru yang super unik misalnya, dan sebagainya.
5. Media Partner
Jika pemasaran lewat empat cara di atas kurang efektif, Anda bisa berjualan lewat media partner, seperti e-commerce yang ada di Indonesia. Kerja sama ini tidak luput dari biaya, jadi pilihlah e-commerce yang menurut Anda memiliki pasar lebih luas. Sehingga produk yang dipasarkan cepat laku.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
