
Penopang utama pasar SilkAir di Indonesia adalah Surabaya, Medan, dan Bandung.
JawaPos.com - Kondisi industri penerbangan pada tahun ayam api diprediksi lesu. Net profit maskapai penerbangan di Asia Pasifik diprediksi menurun dari USD 7,3 miliar pada 2016 menjadi USD 6,3 miliar tahun ini.
Vice President Commercial SilkAir (anak perusahaan Singapore Airlines) Ryan Pua mengatakan, banyak maskapai penerbangan melakukan ekspansi rute. Namun, ekspansi itu dikhawatirkan tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan karena kondisi ekonomi global belum membaik.
Menurut IATA, kapasitas maskapai penerbangan pada tahun ini diprediksi meningkat 7,6 persen. Sedangkan pertumbuhan permintaan diprediksi hanya 7 persen. Keuntungan maskapai juga tertekan kenaikan harga avtur dari USD 52,1 per barel menjadi USD 64,9 per barel pada tahun ini. ''Bahan bakar berkontribusi sebesar 18,7 persen dari struktur biaya industri penerbangan,'' terangnya.
Asia Pasifik masih menjadi penguasa pasar penerbangan global dengan kontribusi 32,9 persen. Penopang utamanya adalah pertumbuhan jumlah penumpang di Tiongkok.
Di SilkAir, kontribusi penumpang dari Tiongkok 23-25 persen atau berada di peringkat pertama. Sedangkan kontribusi dari Indonesia 18,7 persen. SilkAir saat ini melayani penerbangan ke-8 kota di Tiongkok dan 12 kota di Indonesia. Penopang utama pasar SilkAir di Indonesia adalah Surabaya, Medan, dan Bandung.
Tingkat keterisian kursi SilkAir tahun lalu mencapai 70 persen. Angka load factor diprediksi meningkat menjadi 73-75 persen tahun ini. ''Kapasitas maskapai sudah terlalu banyak. Jadi, kami tidak berani menargetkan pertumbuhan terlalu tinggi,'' terang Ryan.
Pada enam bulan pertama 2016-2017, jumlah penumpang SilkAir tumbuh 8,1 persen. SilkAir juga berupaya menggarap pasar umrah dan haji bekerja sama dengan maskapai Scoot. Layanan tersebut dimulai sejak Mei 2016 dengan jumlah penumpang mencapai 2.200 orang per bulan.
Karena transit di Singapura, layanan penerbangan itu diharapkan mendongkrak wisatawan. Pada tahun lalu, jumlah penumpang dari Indonesia melalui Changi lebih dari 1,5 juta jiwa.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
