
Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2025, Selasa (9/12). (ANTARA)
JawaPos.com - Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2025 dengan mengusung tema 'Local Expertise, Global Capabilities: Bangun Tanah Air untuk Meraih Pasar Internasional'. Kepada para pengusaha muda, mantan Menparekraf Sandiaga S Uno berpesan bahwa pengusaha muda adalah pencipta lapangan kerja.
"Hipmi Jaksel sebagai lokomotif generasi baru kuncinya tiga "SI". Inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," kata Sandiaga, dikutip Selasa (9/12).
Sandiaga juga berharap agar Hipmi Jaksel bisa melahirkan pejuang pengusaha negarawan yang mengutamakan dampak. Bukan hanya omset.
Menurutnya, ada beberapa prioritas yang bisa menjadi motor pertumbuhan. Diantaranya yakni sektor pertanian, ekonomi kreatif, digital, ekspor, manufaktur dan pariwisata.
"Jadikan Hipmi Jaksel sebagai wadah lahirnya pengusaha nasionalis yang menggabungkan bisnis dengan cinta Tanah Air," terang Sandiaga Uno.
Ketua Umum BPC Hipmi Jakarta Selatan Dzaki Adinda Husna menyampaikan, forum ini menjadi langkah strategis organisasi dalam merumuskan peta jalan untuk mencetak pengusaha muda. Pengusaha yang tidak hanya berdaya saing global, namun juga memegang teguh semangat nasionalisme.
Ia juga menegaskan seluruh program kerja kedepan akan berbasis data (data driven) dengan mengoptimalkan database bisnis anggota. "Kami fokus menyiapkan kemitraan strategis untuk mendukung program kerja di 12 bidang, dengan empat fokus besar yang kami sebut sebagai pilar utama," tutur Dzaki.
Adapun empat program unggulan yang dicanangkan meliputi 'Jakpreneurship' yakni membangun ekosistem kolaboratif agar UMKM dapat naik kelas. Kedua, 'made in Jaksel' yakni gerakan mengangkat dan menguatkan brand serta produk asli Jakarta Selatan.
Ketiga, 'Miners 101' yakni program pendalaman potensi bisnis dan edukasi di industri pertambangan. Serta, 'equity league' yakni pusat fasilitasi dan edukasi untuk kolaborasi bisnis bagi anggota.
"Kami ingin memastikan Hipmi Jakarta Selatan menjadi organisasi yang berbasiskan data untuk penyusunan kebijakan dan kegiatan dalam memberikan manfaat bagi anggotanya," tutur Dzaki.
Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan diskusi yang menyoroti isu-isu krusial seperti proyeksi ekonomi Indonesia tiga tahun kedepan, peran Artificial Intelligence (AI) dalam bisnis, strategi penguatan brand, serta praktik filantropi modern sebagai bagian dari bisnis berkelanjutan.
"Melalui Rakercab 2025 ini, Hipmi Jakarta Selatan semakin memantapkan posisinya sebagai inkubator pengusaha muda yang progresif, berkarakter, dan siap membawa produk lokal menembus pasar internasional," imbuh Dzaki.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya M. Riandy Haroen mendorong Hipmi Jaksel bertransformasi menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan nilai luhur organisasi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
