
PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mengadakan pelatihan wirausaha bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mengadakan pelatihan wirausaha bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan guna meningkatkan skala bisnis, inovasi, hingga jangkauan pasar. Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, para UMKM diberi pelatihan terkait cara membangun merek dagang, sekaligus mengemas produk yang menarik, agar dapat dipasarkan tidak hanya di dalam, tapi juga luar negeri.
"Waskita Karya senantiasa berkomitmen turut serta dalam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 8 tentang Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Yang Layak. Perseroan berupaya membantu para UMKM supaya dapat terus maju di kancah nasional maupun global, baik dalam skala bisnis, inovasi, maupun jangkauan pasar," ujar Ermy dalam keterangan di Jakarta, Selasa (12/8).
Kegiatan pelatihan merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Perseroan ini diikuti oleh ratusan pelaku usaha lokal di Rumah BUMN, Jogjakarta. Dalam pelatihan tersebut, Waskita menghadirkan dua pembawa materi berpengalaman dan ahli di bidangnya, yakni pendiri PT Agradaya Andhika Mahardika dan sociopreneur sekaligus inovator teknologi Bagas Sabda Dewantara.
Tidak hanya diberikan materi, perkembangan usaha para peserta pun akan dipantau. Omzet penjualan pelaku UMKM akan dilihat selama sekitar tiga sampai enam bulan setelah pelatihan selesai. "Pemantauan ini merupakan wujud kepedulian berkelanjutan Perseroan terhadap pengembangan UMKM. Waskita tidak hanya fokus membangun infrastruktur tapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat, menciptakan banyak lapangan kerja baru, dan berkontribusi dalam pemerataan ekonomi," kata Ermy, dikutip dari Antara.
UMKM termasuk pilar penting dalam perekonomian nasional. Sektor tersebut menyumbang 60 persen lebih terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja di tanah air. Sebelumnya, Waskita juga sudah berkolaborasi dengan Rumah BUMN Surabaya untuk menggelar pelatihan UMKM di Ibu Kota Jawa Timur. Kegiatan itu dihadiri pula oleh ratusan pelaku usaha lokal.
Perseroan pun melakukan pemberdayaan puluhan UMKM di rest area Jalan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang. Kemudian, sempat memberikan pelatihan terkait literasi keuangan serta pengemasan produk secara daring.
"Kedepannya, kami akan terus membantu UMKM agar usahanya terus berkembang sekaligus naik kelas. Langkah ini sejalan dengan target peningkatan rasio kewirausahaan nasional yang mencapai 3,6 persen pada 2029," imbuh Ermy.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
