
ILUSTRASI Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (dok. PTP)
JawaPos.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menilai masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum sepenuhnya siap memenuhi kebutuhan industri, terutama di sektor maritim dan logistik. Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, menegaskan pentingnya membekali mahasiswa dengan keterampilan non-akademik sejak masih kuliah.
"Banyak lulusan perguruan tinggi yang belum siap menghadapi kebutuhan sektor industri. Karena itu, Pelindo ingin membentuk jalur pembinaan sejak mahasiswa masih duduk di bangku kuliah," ujarnya dalam peluncuran program beasiswa Pelindo Prestasi di Kampus Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), Ciawi, Bogor, Rabu (6/8).
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menambahkan bahwa penguatan soft skill seperti komunikasi, kreativitas, dan empati sama pentingnya dengan prestasi akademik.
"Mahasiswa sekarang kaya akan informasi, tapi ini bisa memicu kelelahan informasi, menurunkan daya fokus, dan membuat pemahaman menjadi dangkal. Karena itu, soft skill menjadi kunci," jelasnya.
Program Pelindo Prestasi memberikan beasiswa kepada 60 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Setiap penerima memperoleh subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp3 juta per semester untuk empat semester, mulai semester lima hingga delapan, serta bantuan biaya skripsi Rp 3 juta di semester akhir.
Selain bantuan dana, peserta akan mengikuti pelatihan daring dan sesi mentoring setiap semester. Materinya mencakup keterampilan komunikasi, penulisan akademik, persiapan kerja, serta pendampingan penulisan tugas akhir.
"Kami percaya setiap investasi pendidikan akan menghasilkan efek ganda, yakni menciptakan insan unggul, memperkuat daya saing bangsa, dan membuka jalan bagi pertumbuhan kolektif," ujar Lilyana.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu bidang prioritas bersama lingkungan dan pengembangan usaha mikro kecil.
"Melalui program ini, kami berharap muncul generasi muda yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga punya kesiapan berperan dalam pembangunan sektor logistik nasional yang lebih kompetitif," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
