
ILUSTRASI: Aplikasi TikTok. (Medium)
JawaPos.com - Berjualan secara daring kini semakin beragam. Tidak hanya sekadar mengunggah prouduk etalasi aplikasi, kini penjualan secara daring pun menggunakan metode siaran langsung. Dari beragam aplikasi yang menerapkan metode itu, TikTok Shop by Tokopedia juga demikian. TikTok Shop pun mengedukasi para mitra penjualnya untuk berjualan secara siaran langsung.
Berikut tujuh teknik jualan yang diajarkan dalam pelatihan tersebut:
1. Pancing Perhatian dalam 3 Detik Pertama
Detik-detik awal saat live dimulai sangat krusial. Di sinilah host harus langsung memikat penonton dengan kalimat yang bikin penasaran. Misalnya, “Diskon 50% cuma malam ini!” atau “Buruan, stok tinggal 5!”. Kalimat pembuka seperti ini bisa menahan penonton agar tidak langsung scroll ke live lain.
2. Bangun Interaksi Dua Arah
Penonton suka merasa dilibatkan. Maka, host diajarkan untuk tidak hanya bicara satu arah, tapi juga menyapa nama penonton, membacakan komentar, bahkan menjawab pertanyaan secara real time. Interaksi ini menciptakan ikatan emosional yang bikin penonton betah dan lebih mudah terdorong untuk membeli.
3. Soroti Manfaat, Bukan Sekadar Fitur
Menyebutkan spesifikasi produk tidak cukup. Yang lebih penting adalah menjelaskan bagaimana produk tersebut bisa membantu atau menyelesaikan masalah penonton. Contohnya: bukan hanya “krim ini mengandung SPF 30”, tapi “krim ini melindungi kulitmu dari matahari tanpa bikin lengket, cocok untuk aktivitas outdoor harian.”
4. Ciptakan Urgensi agar Penonton Segera Checkout
Trik ini terbukti ampuh untuk mendorong penjualan instan. Host diajarkan untuk menggunakan kalimat seperti “Promo hanya selama live”, “Stok tinggal 3!”, atau “10 pembeli pertama dapat bonus”. Teknik ini menciptakan rasa FOMO (fear of missing out) yang mendorong aksi cepat.
5. Tawarkan Produk Tambahan secara Cerdas
Host juga belajar teknik cross-selling dan up-selling secara halus. Misalnya, saat menjual serum wajah, bisa ditambahkan: “Akan lebih maksimal kalau dipakai bareng toner dari seri yang sama ini.” Tujuannya bukan sekadar jual lebih banyak, tapi menawarkan solusi lengkap yang terasa masuk akal bagi penonton.
6. Tampilkan Bukti Sosial saat Live
Penonton akan lebih yakin membeli jika mereka tahu orang lain juga puas dengan produk tersebut. Maka, host diajari untuk menunjukkan komentar positif secara live, menyebut jumlah produk yang sudah terjual, atau bahkan membacakan testimoni pelanggan. Ini menambah rasa percaya dan kredibilitas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
