
Ilustrasi seseorang yang membeli barang di online shop (Freepik)
JawaPos.com - Online shopping dapat diartikan sebagai berbelanja secara online hanya melalui aplikasi dalam hp Anda.
Berbagai aplikasi online shopping saling bersaing melalui produk yang ditawarkan dan tawaran diskon untuk menarik minat masyarakat Indonesia.
Akan tetapi, jika dibandingkan masyarakat khususnya generasi muda mayoritas lebih memilih berbelanja secara online daripada langsung di store.
Seseorang yang menyukai atau berbelanja hobi berbelanja tersebut disebut dengan istilah faktor impulsive buying.
Menurut Rook dan Fisher (Baron & Byrne, 2004) impulsive buying adalah individu yang memiliki ketertarikan lebih dalam membeli suatu barang baik secara online ataupun langsung. Dikutip (7/1) dari jurnal penelitian psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta.
Hal itu dikarenakan lebih banyak tawaran menarik terutama yang membuat harganya lebih terjangkau tetapi kualitas tetap bagus.
Oleh karena itu, sudah tidak heran lagi semakin banyak online shopping baru bermunculan bahkan media sosial seperti Instagram dan Tik Tok pun dapat digunakan untuk berjualan dan berbelanja.
Sementara itu, individu atau seseorang yang lebih menyukai online shop ternyata dapat dilihat karakter atau kepribadiannya.
Berikut ini tipe kepribadian seseorang yang lebih menyukai online shop, dikutip (7/1) dari jurnal penelitian psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta.
Tipe Kepribadian Individu yang Menyukai Online Shop
Berdasarkan penelitian mahasiswa Psikologi Hadyan, dkk tipe kepribadian seseorang dapat dilihat dan dibagi menjadi dua.
Menurut Eysenck (dalam Pratiwi, 2013) ada dua tipe kepribadian impulsive buying, yaitu kepribadian introvert dan ekstrovert.
Menurut Eysenck dan yang Anda ketahui seseorang dengan tipe kepribadian introvert memiliki sifat tertutup, sulit beradaptasi, susah bergaul atau bersosialisasi, kurang tertarik dengan dunia luar, dan situasi keramaian.
Kemudian, untuk tipe kepribadian ekstrovert adalah individu dengan sifat sebaliknya, seperti mudah bersosialiasi, mudah beradaptasi, menyukai dan mudah terpengaruh dunia luar, dan terbuka.
Sementara itu, berdasarkan penelitian mahasiswa psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta menyatakan bahwa mayoritas mmenunjukkan kalangan muda atau para mahasiswa dengan keperibadian introvert lebih menyukai online shop. DIkutip (7/1) dari jurnal penelitian psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta.
