Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2025, 03.09 WIB

Kementerian Tenaga Kerja Brasil Ungkap BYD Datangkan Ratusan Pekerja Tiongkok dengan Visa Ilegal untuk Bangun Pabrik

ILUSTRASI. Lokasi pabrik BYD di Brasil. (Reuters.com) - Image

ILUSTRASI. Lokasi pabrik BYD di Brasil. (Reuters.com)

JawaPos.com - Masalah BYD terkait dugaan perbudakan manusia di Brasil semakin panas saja. Sebab, seorang inspektur ketenagakerjaan mengungkap bahwa produsen mobil tersebut mendatangkan ratusan pekerja Tiongkok menggunakan visa ilegal untuk membangun pabrik. 
 
Seperti dilansir dari Carscoops, Jumat (10/1), kabar ini muncul tak lama setelah penyelidikan yang dipimpin oleh otoritas ketenagakerjaan menunjukkan bahwa para pekerja hidup dalam kondisi seperti perbudakan.
 
Menurut seorang inspektur ketenagakerjaan di Kementerian Tenaga Kerja Brasil, Liane Durao, 163 pekerja yang dipekerjakan oleh Jinjiang untuk pabrik BYD setempat bahkan telah diselamatkan dari kondisi hidup yang tidak layak. 
 
Spesifiknya, 163 staf tersebut ditempatkan di asrama yang sangat rapat, tidak memiliki kasur, dan harus berbagi satu toilet dengan 31 pekerja lainnya. Mereka juga memiliki akses terbatas ke fasilitas memasak dan panci berisi makanan siap saji dibiarkan terbuka tanpa pendingin.
 
Atas hal ini, BYD akan didenda untuk setiap karyawan yang ditemukan bekerja dengan tak layak. Namun, tak disebutkan berapa jumlah denda yang akan dijatuhkan.
 
Selain itu, Durao mengatakan bahwa BYD telah setuju untuk mengubah kondisi karyawann yang bekerja membangun pabrik. Terdapat sekitar 500 pekerja didatangkan dari Tiongkok ke Brasil.
 
Menurut sumber yang dekat dengan BYD, pembuat mobil itu merasa bahwa visa kerja telah dikeluarkan dengan benar dan semua karyawan datang untuk bekerja secara sukarela.
 
Ketika ditanya tentang situasi di Brasil, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan, pemerintah mengharuskan perusahaan yang didanai Tiongkok untuk beroperasi sesuai dengan hukum dan peraturan setempat.
 
Sebelumnya, BYD dan Jinjiang membantah tuduhan tersebut dan menerbitkan sebuah video yang memperlihatkan para pekerja konstruksi menyatakan bahwa mereka menghargai pekerjaan tersebut dan ingin tetap berada di lokasi tersebut. 
 
Tidak kurang dari 620 juta USD telah diinvestasikan di pabrik Brasil. Pabrik tersebut akan memiliki kapasitas untuk memproduksi 150.000 kendaraan per tahun dan diharapkan sudah beroperasi tahun ini.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore