Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Desember 2024 | 04.14 WIB

XL-Smartfren Merger jadi XLSmart, Punya Porsi Saham yang Sama, Perusahaan Pengendali Sebut Jatah BOD Bakal 50:50

Dian Siswarini, Presiden Direktur XL Axiata (tengah) yang sudah mengajukan pengunduran diri hadir dalam pengumuman merger XL Axiata dan Smartfren di Jakarta, Rabu (11/12). (RianAlfianto/JawaPos.com) - Image

Dian Siswarini, Presiden Direktur XL Axiata (tengah) yang sudah mengajukan pengunduran diri hadir dalam pengumuman merger XL Axiata dan Smartfren di Jakarta, Rabu (11/12). (RianAlfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com – Perusahaan pengendali XL Axiata yakni Group Bhd resmi mengumumkan merger antara XL Axiata dan Smartfren milik grup Sinar Mas. Merger kedua operator seluler atau opsel besar itu memunculkan nama baru yakni XLSmart.

Pascamerger antara dua perusahaan telekomunikasi ini, muncul pertanyaan siapa yang akan mengambil peran di pucuk pimpinan XLSmart.

Hal itu mengingat Dian Siswarini, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata sebelumnya telah mengajukan pengunduran diri dan akan diputuskan pada RUPS awal 2025 mendatang.

Menjawab hal tersebut, Group CEO & Managing Director Axiata Vivek Sood mengatakan bahwa ia baru akan menyebut nama-nama kandidat yang akan mengisi posisi tersebut dalam tiga hingga empat pekan mendatang.

"Saya pikir bagian penting (setelah merger) adalah manajemen. Seleksi manajemen menjadi bagian yang sangat penting. Kami akan menginformasikan kepada pasar terkait hal ini pada tiga hingga empat pekan mendatang," ujar Vivek di jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/12).

Vivek menambahkan, terkait dengan pembagian jatah pucuk pimpinan antara Axiata dan Sinarmas, nantinya masing-masing akan menyumbang nama kandidat yang akan mengisi jajaran Board of Director (BOD) dengan skema 50:50.

"Saya kira karena pembagian (saham) 50:50, maka BOD akan dinominasikan dengan pembagian 50:50 dari kedua belah pihak. Namun, prosesnya tak hanya nominasi, tetapi juga siapa yang menjadi kandidat terbaik untuk menjalankan fungsi-fungsi berbeda di jajaran BOD," lanjut Vivek.

Selain itu, Vivek menambahkan bahwa beberapa nama kandidat nantinya bisa jadi diusulkan oleh kedua pihak. 

Diberitakan sebelumnya, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), dan PT Smart Telcom (SmartTel) mengumumkan tercapainya kesepakatan definitif untuk melakukan merger. Dengan nilai gabungan pra-sinergi mencapai lebih dari Rp 104 triliun atau sekitar USD 6,5 miliar.

Dengan XL Axiata dan Smartfren yang resmi "jadian", ini akan membentuk entitas telekomunikasi baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart). Merger tersebut diklaim akan menjadikan kekuatan baru di sektor telekomunikasi di Indonesia.

Merger ini menggabungkan dua entitas yang akan saling melengkapi dalam melayani pangsa pasar telekomunikasi Indonesia.

XLSmart akan memiliki skala, kekuatan finansial, dan keahlian yang mampu mendorong investasi infrastruktur digital, memperluas jangkauan layanan, dan mendorong inovasi bagi pelanggan. Sekaligus menciptakan pasar yang lebih sehat dan kompetitif.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore