
Ilustrasi seorang fashion designer menggambar sketsa gaun malam (Freepik)
JawaPos.com – Banyak pengusaha di Indonesia yang sedang berupaya mempercepat pertumbuhan bisnis mereka. Persaingan yang ketat membuat inovasi dan strategi bisnis menjadi hal yang sangat penting. Tak hanya itu, kebutuhan akan pendanaan juga semakin mendesak bagi usaha-usaha yang berada pada tahap awal.
Di sektor fashion, tren terus berkembang dengan cepat, menciptakan peluang bagi para pengusaha untuk bersaing dan tumbuh. Namun, untuk dapat bertahan, pengusaha membutuhkan dukungan lebih dari sekadar modal.
Mentorship dan akses ke jaringan yang tepat menjadi faktor kunci dalam mempercepat perkembangan bisnis. Dengan bimbingan yang tepat, pengusaha bisa lebih percaya diri dalam mengambil langkah strategis.
Sebagai salah satu penyedia program akselerasi bisnis, Hallmar Ventures, yang didukung oleh Ortuseight, membuka Business Acceleration Program Batch-2. Program ini dirancang khusus untuk pengusaha yang ingin mempercepat pertumbuhan usaha mereka, terutama di bidang fashion.
Didirikan pada tahun 2022, Hallmar Ventures menawarkan dua manfaat utama melalui program akselerasi ini. Pertama, peserta akan mendapatkan mentorship bisnis langsung dari para mentor profesional yang berpengalaman.
Kedua, terdapat peluang pendanaan hingga mencapai Rp 2 miliar, memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk mempercepat pertumbuhan bisnis mereka.
Pada Business Acceleration Program Batch-1, dari ratusan pengusaha yang mendaftar, terpilih 10 pengusaha untuk mengikuti program mentorship bisnis Hallmar Ventures secara gratis selama enam bulan. Dari 10 peserta tersebut, Renny Winarto dari brand Alacartehampers berhasil terpilih sebagai penerima pendanaan dari Hallmar Ventures. Renny berhasil meyakinkan investor melalui final pitching yang diadakan pada 30 Agustus 2023 di Hallmar Business School Surabaya.
Renny memulai bisnis produksi tas custom bernama Alacartehampers sejak 2015, berbasis di Jakarta. Untuk memperluas pasar, ia memutuskan bergabung dengan program akselerasi bisnis dari Hallmar Ventures.
Menurut Renny, program ini tidak hanya memberikannya pandangan baru tentang menjadi seorang founder, tetapi juga tentang pentingnya peran mentor dalam perkembangan usaha. "Jika menginginkan mentor peningkatan kemampuan diri serta bagaimana bersinergi untuk mengembangkan usaha, Hallmar Ventures adalah tempat yang tepat untuk Anda," ungkapnya, dikutip Jumat (18/10).
Ia menambahkan bahwa mengikuti program ini jangan hanya fokus untuk mendapatkan uang pendanaan saja, tetapi harus mau mengikuti proses dari awal. Setelah mendapatkan pendanaan, Renny meluncurkan brand fashion baru bernama White Noise (WN) pada 30 Agustus 2024.
White Noise memproduksi tas inovatif yang ramah lingkungan, menggunakan bahan daur ulang seperti nilon dan plastik yang diproses dengan teknologi Jepang. Produk-produk seperti sling bag, tote bag, pouch, duffle, dan backpack menggabungkan elemen keeleganan dan fungsionalitas.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
