Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juni 2022 | 01.12 WIB

Start Up Ini Dapat Pendanaan Pra-Seri B Senilai USD 6,6 Juta

Ilustrasi penukaran mata uang dolr AS di sebuah money changer. - Image

Ilustrasi penukaran mata uang dolr AS di sebuah money changer.

JawaPos.com -- Startup rural e-commerce, Dagangan mengumumkan mendapat pendanaan Pra-Seri B senilai USD 6,6 juta yang dipimpin oleh BTPN Syariah Ventura dengan partisipasi investor yang lain, termasuk Monk’s Hill Ventures dan CEO Payfazz Hendra Kwik.


CEO dan Co-founder Dagangan Ryan Manafe mengatakan, investasi strategis ini akan digunakan oleh Dagangan untuk meneruskan ekspansi bisnis serta meningkatkan kapabilitas tim pengembangan produk dan teknologi. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan institusi keuangan lainnya untuk mengembangkan layanan finansial.


“Kami memiliki aspirasi agar dapat melayani masyarakat hingga ke daerah pelosok sehingga perekonomian di desa dapat tumbuh secara signifikan. Pendanaan ini bukan sekedar investasi semata, namun permulaan dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem digital yang inklusif bagi masyarakat Indonesia kedepannya,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (5/6).


Ia menambahkan, pihaknya juga telah bermitra dengan BTPN Syariah (perusahaan induk BTPN Syariah Ventura) sejak 2020 dan Melalui pendanaan ini, BTPN Syariah Ventura memberikan akses terhadap ekosistem yang mereka miliki. “Sehingga memberi kami kesempatan memperluas bisnis, termasuk memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk mendapatkan akses dan layanan keuangan terbaik,” tuturnya.


Sementara, President dan Co-founder Dagangan Wilson Yanaprasetya mengatakan, tujuan utamanya adalah membangun perusahaan ritel dan e-commerce terintegrasi terbesar di Indonesia yang mampu menjangkau 90.000 desa dan kota-kota tier 3-4, dimana 80 persen dari total penduduk Indonesia tinggal.


“Oleh karena itu, kami sangat fokus pada pemetaan bisnis yang tepat dengan membuat organisasi yang efisien, menciptakan pertumbuhan yang konsisten, dan tentunya disertai dengan pengembangan teknologi yang inovatif untuk produk kami. Saat ini, setiap transaksi pada aplikasi Dagangan mampu memberikan profit yang bertumbuh, yang mana hal ini jarang terjadi pada startup yang baru berdiri,” jelasnya.


Sejak menerima pendanaan Seri A sebesar USD 11,5 juta pada September 2021 lalu, Dagangan telah berhasil mencetak pertumbuhan bisnis hingga lima kali lipat. Saat ini Dagangan telah memiliki lebih dari 40 hub yang tersebar di berbagai area di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Produk dan layanan Dagangan telah menjangkau hampir 15.000 desa di 40 kota/kabupaten.


Seperti diketahui, Dagangan merupakan platform e-commerce yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari sembako, bahan makanan segar dan beku, hingga produk fashion, dan memberikan layanan pengantaran barang belanjaan di hari yang sama dan keesokan harinya.


Dagangan membangun model bisnis yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk dapat berbelanja melalui berbagai channel, baik secara langsung melalui platform Dagangan, maupun melalui jaringan reseller dan pihak ketiga yang bekerja sama dengan Dagangan.


Berbasis di Jogjakarta, Dagangan menggunakan model hub-and-spoke dalam operasional bisnisnya. Startup ini membangun pusat pengadaan kebutuhan pokok atau micro fulfilment center (hub) di kota-kota tier 3-4 dan wilayah pedesaan sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore