
Lokasi temuan bayi di samping kantor Kejati DIJ.
JawaPos.com - Penemuan mayat bayi gegerkan warga sekitar Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan meninggal sejak tiga jam sebelum ditemukan warga.
Penemuan mayat bayi terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (20/3). Pembuang mayat bayi tersebut diduga kuat dilakukan pasangan pria dan perempuan berumur kisaran 25 tahun.
Kapolsek Umbulharjo, Kota Jogjakarta Kompol Sutikno mengatakan, bayi itu memiliki panjang 40 centimeter dengan berat 2,5 kilogram. Tali pusarnya masih utuh, sedangkan di kaki sebelah kanan dan pantat kirinya ada bekas lebam. "Tak ada bekas tanda-tanda kekerasan," katanya saat dihubungi wartawan pada Selasa (20/3).
Dikatakannya, setelah dilakukan pemeriksaan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan pemeriksaan saksi-saksi, diketahui pelaku ada dua orang berboncengan memakai sepeda motor Honda Beat. Keduanya merupakan laki-laki dan perempuan berumur kisaran 25 tahun.
Seorang saksi, Zafroni Much Arif, 17, warga Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul mengatakan, ia sempat melihat kedua pelaku pembuangan bayi tersebut. Membawa kotak besar makanan ringan yang mereka letakkan di tepi jalan.
Saat dia sempat mengejar kedua pelaku karena gerak-geriknya yang mencurigakan. Namun, upayanya tak berhasil karena kondisi lalu lintas yang cukup padat. "Karena curiga itu bayi, saya kejar. Tapi kemudian terhalang truk," ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
