
ALUTSISTA: Pangkostrad, Letjen TNI Agus Kriswanto (kanan) menegaskan, tidak ada penambahan unit untuk alutsista
JawaPos.com - Panglima Kostrad Letjen TNI Agus Kriswanto menegaskan tidak ada penambahan alat utama sistem pertahanan (alutsista) di tahun 2018. Pasalnya alutsista yang dimiliki dianggap sudah berkembang dan modern.
Hal ini diungkapkannya ketika memimpin upacara serah terima jabatan Pangdiv 2 Kostrad, dari Mayjen TNI Agus Suhardi kepada Brigjen TNI Marga Taufiq, di Mako Divif 2 Kostrad, Jumat (20/4). "Tidak ada, tidak ada penambahan alutsista," kata Agus.
Kendati tidak ada penambahan alutsista, pihaknya akan memulai memberikan pembinaan di tingkat satuan dan sumber daya manusia. Tujuannya, agar alutsista yang dimiliki dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, lanjut dia, alasan tidak menambah alutsista karena model alat yang mereka miliki semakin meningkat dan juga terpelihara dengan baik.
Saat Sertijab Pangdiv 2 Kostrad, ditampilkan defile beragam alutsista. Mulai dari tank, meriam hingga alutsista lainnya. Bukan hanya buatan Indonesia saja yang mereka miliki. Melainkan juga berasal dari buatan Jerman dan Prancis. Kemampuan yang dimiliki juga tidak bisa dianggap remeh. Ada meriam yang bisa menembak hingga jarak maksimal 54 kilometer.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai sikap politik TNI, Agus menegaskan prajurit TNI dipastikan netral. "Kami prajurit, menegakkan kedaulatan negara. Siapa yang akan membuat kacau, kami akan bergerak," tegas dia.
Namun, jika ada purnawirawan yang berkecimpung di dunia politik atau terlibat dalam kegiatan politik lainnya, menurut dia tidak ada masalah. Karena, lanjut Agus, seorang purnawirawan statusnya sudah menjadi sipil. Sehingga tidak ada masalah jika berkecimpung di dunia politik atau memberikan hak suaranya.
"Sesuai ketentuan pusat, sikap kami tetap netral dan tidak memihak. Namun kami tetap mendukung pesta demokrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
