
Ilustrasi pembunuhan berdarah
JawaPos.com – Warga Jalan Soekarno Hatta, Bypass, Panjang, Bandar Lampung, dikejutkan aksi pengeroyokan yang berujung kematian, Selasa (17/4) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban adalah seorang pria yang diketahui bernama Leo Adya Winata, 39.
Warga Pangkalan Kasau, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau ini mengalami lima luka tusuk. Masing-masing di bagian dada sebelah kiri, satu di perut samping kiri, dan di bagian kaki kanan. Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Panjang, Bandar Lampung.
Menurut Kapolsek Panjang Kompol Sofingi, peristiwa berdarah itu bermula ketika dua pria yang diduga kakak beradik datang ke tempat korban bekerja di kos-kosan Bilqis. “Keduanya menanyakan nama korban, lalu ada yang menunjukkan rumah korban,” ujarnya seperti dikutip Radar Lampung (Jawa Pos Group), Rabu (18/4).
Setelah itu, lanjut Sofingi, kedua pelaku mendatangi rumah kontrakan korban. Sedangkan, adik kedua pelaku yang masih di bawah umur ditinggalkan di kosan Bilqis.
“Kedua pelaku ke rumah kontrakan korban dengan mengendarai sepeda motor. Di sana mereka sempat menggedor pintu. Ketika keluar, korban langsung dipukuli kedua pelaku,” jelasnya.
Dijelaskan, korban sebenarnya sempat lari ke arah belakang rumahnya. Namun, pelaku sempat mengejarnya. “Lalu salah seorang pelaku mengambil kayu balok dan menghantamkannya ke korban sehingga terjatuh. Kemudian pelaku lainnya menusuk korban menggunakan pisau,” terangnya.
Dari informasi yang dihimpun, kuat dugaan kedua pelaku adalah kakak beradik bernama Dedi Setiawan dan Alfi Setiawan, warga Jalan Baru, Gang Garuda, Pidada, Panjang, Bandar Lampung.
Keduanya diduga tidak terima dengan korban karena ibu kedua pelaku ada di rumah kontrakan korban. “Pelaku membunuh korban diduga karena tidak terima ibunya ada di dalam rumah korban,” tambahnya.
Dari kejadian itu, sambung Sofingi, pihaknya mengamankan kayu balok dan celana korban. “Untuk ibu pelaku masih dalam pemeriksaan,” tuturnya.
Diketahui, sejumlah saksi mata membeber sejumlah fakta sebelum aksi pembunuhan terhadap Leo terjadi. “Saya lihat dia (korban) berantem dulu di dalam rumah. Terus saya lihat lagi Om Leo diseret keluar rumah dan dipegangin, sedangkan satu orang lagi yang nujahin pakai pisau. Pelaku itu masih muda terus tatoan. Semuanya itu ada tiga orang,” ujar salah seorang saksi mata yang enggan ditulis namanya, di Puskesmas Panjang, kemarin.
Menurut dia, saat terjadi keributan banyak warga menonton. Sayangnya, tidak ada satu pun yang berani melerai perkelahian tersebut. “Sebelumnya sempat ada suara bantingan piring, terus saya lihat pelaku bawa pisau, dan Om Leo digebukin,” paparnya.
Menurut saksi itu, setelah korban bersimbah darah, para pelaku langsung melarikan diri. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Panjang.
“Mereka langsung lari, saya lihatnya dari kejauhan. Yang nujah itu pakai helm, mereka melarikan diri pakai motor, semua pelakunya laki-laki,” tandasnya.
Di bagian lain, Wahyu, 53, tetangga korban sekaligus saksi mata mengaku melihat kedua pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa pisau. “Dua orang dewasa bawa pisau, kayaknya sudah direncanakan,” ujarnya di lokasi, Selasa (17/4).
Waktu mereka datang, lanjut Wahyu, tiba-tiba terdengar suara perempuan berteriak-teriak. “Perempuan itu bilang kamu lari-lari sana, waktu di dalam rumah korban itu,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
