Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Maret 2018 | 02.47 WIB

Salurkan Hobi, Tiga Mahasiswa UMM Nekat Jualan Kopi Pakai Becak

KOLING: Usaha jualan kopi ketiga mahasiswa dengan menggunakan becak - Image

KOLING: Usaha jualan kopi ketiga mahasiswa dengan menggunakan becak

JawaPos.com - Berawal dari hobi ngopi, ketiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, mendirikan usaha penjualan kopi. Ketiganya adalah, Nasihudin Cahya, Awang Ristanto, dan Helmi Mahendra.


Namun, konsep berjualannya cukup unik. Ketiga mahasiswa aktif ini berjualan kopi menggunakan becak, dan mereka jajakan di sekitar kampus. 


Cahya menjelaskan, awalnya dia dan kedua temannya memang hobi ngopi. Bahkan, mereka juga sempat belajar kepada temannya cara meracik kopi yang baik dan benar. 


Mereka membuktikan keseriusannya dalam perkopian. Bahkan, ketiganya membuat mesin kopi manual. Sebut saja V60, French press dan mesin espresso.


Lantas mereka berpikir, kenapa tidak mencoba untuk menjual kopi sendiri. Ide jualan ini muncul pada awal 2017 lalu. 


Becak dipilih, karena Cahya memiliki kendaraan tradisional ini dan cukup lama menganggur. Agar lebih bermanfaat, mereka akhirnya memanfaatkannya untuk berjualan. Jadilah usaha mereka dinamakan Becak Kopi Keliling (Becak Koling).


Biasanya, mereka akan mangkal di sekitar kampus UMM. Hari berjualannya setiap Senin hingga Kamis saja. Sementara Jumat hingga Minggu, mereka libur. "Ngerjain tugas kuliah," kata Cahya, kepada JawaPos.com sembari tergelak, Sabtu (10/3).  


Hambatan-hambatan menjadi wirausahawan yang memulai semuanya dari kantong pribadi tidak lantas menyurutkan semangat tiga mahasiswa UMM asli Malang ini.


Helmi menyebutkan bahwa diawal mereka memulai usaha sering tidak ada yang membeli. Alih-alih menyiutkan cita-cita, hal ini justru menjadi pecutan semangat untuk ketiganya.


"Pernah sampai di lokasi terus hujan deras, sepi nggak ada yang beli," tutur mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) tersebut.


Meski sekedar berjualan kopi, Awang mengaku bahwa omzet yang dikantongi setiap bulannya cukup lumayan.


Ketiganya bahkan menargetkan untuk memiliki lahan milik sendiri untuk digunakan berjualan agar ada tempat tetap dan tidak harus berpindah-pindah, utamanya saat hujan.


"Untung yang didapat buat beli alat-alat baru dan kalau bisa tahun ini bisa punya lahan walaupun kecil yang penting menetap," harap dia.


Menjadi mahasiswa dan berwirausaha bukan hal yang tabu lagi. Pada era modern seperti ini, setiap individu harus mengetahui peluang-peluang yang bisa diambil. Bagi Helmi yang merupakan mahasiswa PBSI UMM, berbisnis tidak selalu harus relevan dengan jurusan kuliah ditempuh.


"Tidak ada salahnya untuk mencari pengalaman di bidang lain," tandas mahasiswa berkacamata tersebut.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore