Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Agustus 2018 | 23.59 WIB

Wajah Baru Jembatan Gantung Penghubung Jagakarsa dan Cimanggis Depok

Wajah baru jembatan gantung yang menghubungkan Jagakarsa dan Cimanggis Depok. Kini jembatan itu diberi nama Jembatan Wiratman Karkasa. - Image

Wajah baru jembatan gantung yang menghubungkan Jagakarsa dan Cimanggis Depok. Kini jembatan itu diberi nama Jembatan Wiratman Karkasa.


JawaPos.com - Jakarta yang merupakan ibu kota negara masih saja terdapat jembatan gantung yang menjadi akses utama. Jembatan itu menghubungkan warga Jakarta dan Depok.


Tepatnya menghubungkan warga dari Jalan Gardu yang berlokasi di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan Jalan Camar, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.


Jembatan yang sempat ramai dibicarakan itu kini sudah berubah. Tampilannya dengan konstruksi lebih kokoh. Kehadiran jembatan itu berada persis di sebelah jembatan yang lama. Dengan wajah baru tersebut jembatan tersebut diberi nama Jembatan Wiratman Karkasa.


Direktur Utama PT Wiratman, Melani D Wangsadinata mengatakan, pembangunan jembatan itu bermula dari peringatan 40 tahun PT Wiratman pada 2016. Ketika itu PT Wiratman menyelenggarakan kompetisi lomba desain Jembatan Gantung bagi Pejalan Kaki.


Kompetisi itu diikuti oleh kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Dari 105 peserta, akhirnya satu kelompok pemenang yang terdiri atas tiga anggota. Yakni Hendro Yan, Irene Alisjahbana dan Rully Lesmana. Ketiganya tergabung dalam Tim Wirasena, Universitas Indonesia (UI).


"Mereka memberi nama karya dengan Jembatan Karkasa yang artinya kokoh dan kuat," kata Melani D Wangsadinata dalam keterangan persnya, Jumat (17/8). Karya mahasiswa UI itu akhirya dipakai desain untuk revitalisasi jembatan gantung di Cimanggis-Jagakarsa.


Lebih jauh Melani D menuturkan, sebelum dimulai pembangunan jembatan itu, Tim Perencana dari PT Wiratman telah melakukan penyempurnaan desain yang disesuaikan dengan kriteria dan standard jembatan untuk pejalan kaki dari Kementerian PUPR, serta kondisi di lapangan.


"Secara garis besar, Jembatan Wiratman-Karkasa berupa jembatan gantung asimetris yang memiliki panjang bentang 42 meter dengan kapasitas desain 300 kg per meter persegi," ungkapnya. Struktur bawah jembatan itu terbuat dari beton bertulang. Struktur atas dari material baja dengan ketinggian menara 8 meter.


Mengacu pada data banjir tertinggi yang terjadi pada 2007, maka jarak bersih jembatan terhadap ketinggian muka air banjir ditetapkan setinggi 2 meter. Lantas ground breaking pembangunannya dilangsungkan pada 4 Mei 2018 lalu. Kemarin, Kamis (16/8) jembatan itu sudah diresmikan dan diserahkan ke pemerintah dan warga.


"Semoga dapat dimanfaatkan warga, dijaga, dan dipelihara, agar bertahan untuk jangka waktu yang lama," tandasnya. Untuk diketahui pembangunan jembatan gantung dari sumbangan Wiratman Group yang menelan dana sebesar Rp 1 miliar.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore