
Wajah baru jembatan gantung yang menghubungkan Jagakarsa dan Cimanggis Depok. Kini jembatan itu diberi nama Jembatan Wiratman Karkasa.
JawaPos.com - Jakarta yang merupakan ibu kota negara masih saja terdapat jembatan gantung yang menjadi akses utama. Jembatan itu menghubungkan warga Jakarta dan Depok.
Tepatnya menghubungkan warga dari Jalan Gardu yang berlokasi di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan Jalan Camar, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Jembatan yang sempat ramai dibicarakan itu kini sudah berubah. Tampilannya dengan konstruksi lebih kokoh. Kehadiran jembatan itu berada persis di sebelah jembatan yang lama. Dengan wajah baru tersebut jembatan tersebut diberi nama Jembatan Wiratman Karkasa.
Direktur Utama PT Wiratman, Melani D Wangsadinata mengatakan, pembangunan jembatan itu bermula dari peringatan 40 tahun PT Wiratman pada 2016. Ketika itu PT Wiratman menyelenggarakan kompetisi lomba desain Jembatan Gantung bagi Pejalan Kaki.
Kompetisi itu diikuti oleh kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Dari 105 peserta, akhirnya satu kelompok pemenang yang terdiri atas tiga anggota. Yakni Hendro Yan, Irene Alisjahbana dan Rully Lesmana. Ketiganya tergabung dalam Tim Wirasena, Universitas Indonesia (UI).
"Mereka memberi nama karya dengan Jembatan Karkasa yang artinya kokoh dan kuat," kata Melani D Wangsadinata dalam keterangan persnya, Jumat (17/8). Karya mahasiswa UI itu akhirya dipakai desain untuk revitalisasi jembatan gantung di Cimanggis-Jagakarsa.
Lebih jauh Melani D menuturkan, sebelum dimulai pembangunan jembatan itu, Tim Perencana dari PT Wiratman telah melakukan penyempurnaan desain yang disesuaikan dengan kriteria dan standard jembatan untuk pejalan kaki dari Kementerian PUPR, serta kondisi di lapangan.
"Secara garis besar, Jembatan Wiratman-Karkasa berupa jembatan gantung asimetris yang memiliki panjang bentang 42 meter dengan kapasitas desain 300 kg per meter persegi," ungkapnya. Struktur bawah jembatan itu terbuat dari beton bertulang. Struktur atas dari material baja dengan ketinggian menara 8 meter.
Mengacu pada data banjir tertinggi yang terjadi pada 2007, maka jarak bersih jembatan terhadap ketinggian muka air banjir ditetapkan setinggi 2 meter. Lantas ground breaking pembangunannya dilangsungkan pada 4 Mei 2018 lalu. Kemarin, Kamis (16/8) jembatan itu sudah diresmikan dan diserahkan ke pemerintah dan warga.
"Semoga dapat dimanfaatkan warga, dijaga, dan dipelihara, agar bertahan untuk jangka waktu yang lama," tandasnya. Untuk diketahui pembangunan jembatan gantung dari sumbangan Wiratman Group yang menelan dana sebesar Rp 1 miliar.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
