Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Januari 2026 | 03.26 WIB

DPRD Bali Jajaki Model Investasi PandAI Atasi Sampah dan Infrastruktur

Ketua DPRD Bali, I Dewa Made Mahayadnya, menerima kunjungan kerja kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, di Kantor DPRD Bali. (Istimewa) - Image

Ketua DPRD Bali, I Dewa Made Mahayadnya, menerima kunjungan kerja kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, di Kantor DPRD Bali. (Istimewa)

JawaPos.com — Pengelolaan sampah masih memerlukan penanganan ekstra. DPRD Provinsi Bali menjajaki potensi penerapan model investasi PandAI sebagai solusi penanganan persoalan sampah, pencemaran lingkungan, serta percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata.

Ketua DPRD Bali, I Dewa Made Mahayadnya, menerima kunjungan kerja kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, di Kantor DPRD Bali, Senin (19/1). Pertemuan tersebut membahas pendekatan investasi inovatif yang dinilai mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus menjamin keamanan investasi.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah persoalan sampah dan degradasi lingkungan yang semakin mendesak di Bali. Dmytro menilai, penanganan masalah lingkungan tidak lagi dapat dilakukan secara terpisah atau sektoral.

“Diperlukan pendekatan investasi yang terstruktur dan terintegrasi, yang mampu menyinergikan peran pemerintah, sektor swasta, serta keahlian profesional berskala internasional,” ujar Dmytro dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, PandAI dirancang sebagai platform investasi yang transparan dan aman untuk pengelolaan proyek berskala besar, termasuk infrastruktur dan lingkungan. Model ini mengedepankan mekanisme perlindungan investasi serta kerja sama institusional jangka panjang.

Menurut Dmytro, proyek perdana yang menggunakan model PandAI saat ini telah memasuki tahap pembangunan dan menjadi bukti konsep bahwa investasi dapat berjalan seiring dengan regulasi lokal, standar lingkungan, serta kepentingan masyarakat Bali.

Menanggapi hal tersebut, I Dewa Made Mahayadnya mendorong agar PandAI dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menarik perusahaan swasta internasional yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan limbah dan infrastruktur lingkungan.

Ia berharap, melalui skema tersebut, Bali dapat membentuk tim ahli lintas negara guna merumuskan solusi komprehensif terhadap persoalan lingkungan. Selain itu, model ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem investasi yang memberikan kepastian hukum bagi investor dan manfaat nyata bagi daerah.

Pertemuan tersebut dinilai menjadi langkah awal perubahan pendekatan pembangunan di Bali. Model PandAI tidak hanya diposisikan sebagai mekanisme investasi properti, tetapi juga sebagai platform pendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Dengan menekankan transparansi dan keberlanjutan, DPRD Bali berharap arah pembangunan ke depan dapat menjadikan pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore