Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Januari 2026 | 21.30 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Terus Dorong Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Pengiriman bantuan untuk korban banjir di Aceh. (AFP) - Image

Pengiriman bantuan untuk korban banjir di Aceh. (AFP)

JawaPos.com - Upaya pemulihan wilayah Sumatera Utara dan Aceh pascabencana terus bergerak dengan dukungan berbagai pihak. Kolaborasi lintas sektor antara pelaku logistik, komunitas kemanusiaan, hingga lembaga sosial menjadi salah satu faktor penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara cepat dan tepat sasaran.

Salah satu inisiatif kolaboratif tersebut dilakukan Lion Parcel bersama Denny Sumargo melalui Rumah Kemanusiaan Cakra Abhipraya Responsif, Donasi Barang, serta Plan Indonesia. Hingga saat ini, diklaim kalau lebih dari 10 ton bantuan logistik telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra dan Aceh.

Bantuan yang dihimpun mencakup berbagai kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari pakaian layak pakai, bahan pangan, obat-obatan, selimut, perlengkapan khusus perempuan, hingga perlengkapan ibadah.

Selain itu, turut disalurkan makanan hewan dan generator listrik untuk mendukung kebutuhan darurat di lokasi terdampak. Beberapa daerah tujuan penyaluran di antaranya Kabupaten Agam, Sumatra Barat, serta Aceh Tamiang, Aceh.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan distribusi bantuan pascabencana membutuhkan sinergi yang kuat agar dapat berjalan efektif di lapangan. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak memungkinkan bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak.

“Penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Melalui kolaborasi ini, kami berharap bantuan yang dikirim dapat benar-benar bermanfaat dan membantu proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak,” ujar dia melalui keterangannya.

Denny Sumargo, yang terlibat melalui Rumah Kemanusiaan Cakra Abhipraya Responsif, menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat dengan lebih optimal. Ia mengapresiasi dukungan logistik yang mempercepat penyaluran bantuan ke daerah terdampak.

“Kolaborasi seperti ini penting agar bantuan tidak terhambat di perjalanan dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Denny.

Apresiasi serupa disampaikan Founder & CEO Donasi Barang, Ade Rahmat. Ia menyebut sebagian besar bantuan berasal dari Jakarta dengan volume cukup besar, sehingga dukungan distribusi menjadi faktor krusial dalam memastikan donasi sampai ke tujuan.

“Dengan dukungan logistik yang memadai, proses penyaluran bantuan bisa berjalan lebih terorganisir dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Plan Indonesia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor berperan penting dalam memastikan bantuan tidak hanya cepat sampai, tetapi juga relevan dengan kebutuhan kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak.

Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, menyebut sinergi antar pihak membantu memperkuat respons kemanusiaan di lapangan.

“Kolaborasi memungkinkan bantuan disalurkan secara lebih efektif dan menjangkau masyarakat terdampak yang paling membutuhkan,” katanya.

Dengan dukungan logistik yang terkoordinasi dan kerja sama lintas sektor, proses pemulihan di Sumatra dan Aceh diharapkan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus menjadi contoh bagaimana sinergi berbagai elemen dapat memperkuat respons kemanusiaan di Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore