
Jenazah Enthus Susmono tiba di rumah duka, Jalan Projo Sumarto 2 No 11, Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
JawaPos.com - Bupati Tegal nonaktif Enthus Susmono meninggal dunia pada Senin (14/5) malam sekitar pukul 19.15. Sebelum dinyatakan wafat di RSUD Soesilo, Slawi, Jawa Tengah, Petahana Pilbup Tegal yang juga dikenal sebagai dalang kawakan itu dilaporkan sempat mengalami rasa nyeri di dada dan mual.
Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Kabupaten Tegal yang diterima JawaPos.com, Senin (14/5) malam, Enthus bersama rombongan berencana menghadiri acara pengajian di Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara setelah sebelumnya sempat bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat di Desa Kajenengan Kecamatan Bojong.
"Tapi dalam perjalanannya, Enthus sempat mengeluh, merasakan nyeri dada dan mual hingga tidak sadarkan diri," tulis dalam rilis tersebut.
Melihat gejala yang demikian, oleh rombongan, pria yang juga dikenal sebagai sosok budayawan itu segera dilarikan ke Puskesmas Jatinegara dan tiba disana pukul 17.45 WIB. Tim medis Puskesmas Jatinegara yang dipimpin dokter Ulinuha pun segera melakukan upaya pertolongan mulai dari pemeriksaan denyut nadi, tekanan darah, gula darah hingga pemasangan infus. "Namun Enthus masih juga tidak sadarkan diri," lanjut rilis itu.
Atas pertimbangan tersebut, dokter Ulinuha memutuskan untuk merujuk pasiennya ke RSUD dr. Soeselo Slawi menggunakan ambulan Puskesmas Jatinegara. Sekitar pukul 18.20 WIB, Enthus yang masih dalam keadaan koma dan mendapat pernafasan bantu oksigen masuk di IGD dan diterima oleh dokter Akhmad Rosidi selaku dokter jaga.
Upaya Resusitasi Jantung Paru segera dilakukan bersama tim medis selama kurang lebih 45 menit. "Namun tetap tidak ada respon. Enthus dinyatakan meninggal pada pukul 19.15 WIB dengan penyebab kematian serangan jantung," tulis rilis resmi itu.
Rencananya, almarhum Enthus Susmono yang meninggalkan satu orang istri dan empat orang anak ini akan dikebumikan besok hari Selasa (15/5) di Desa Dampyak pukul 10.00 WIB.
Enthus Susmono atau Ki Enthus Susmono lahir di Tegal 51 tahun silam, tepatnya pada 21 Juni 1966. Ia dilantik sebagai Bupati Tegal oleh Gubernur Jawa Tengah nonaktif Ganjar Pranowo untuk periode 2014-2019.
Pria yang lebih dulu dikenal sebagai budayawan dan seniman ini semasa hidup diketahui aktif berkiprah di dunia pedalangan. Karena kontribusinya pada ranah kesenian, ia diganjar gelar Doktor Honoris Causa bidang seni-budaya dari International Universitas Missouri, U.S.A dan Laguna College of Bussines and Arts, Calamba, Philippines tahun 2005 lalu.
Selain rentetan penghargaan yang diterimanya, terdapat pula ratusan karyanya yang juga tersimpan pada sejumlah museum di berbagai belahan dunia. Seperti Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat.
Ki Enthus sendiri pada Pilbup Tegal tahun ini diketahui mencalonkan kembali sebagai calon petahana bersama cawagub Umi Azizah. Keduanya diusung oleh PKB, Gerindra, PKS, PAN, dan Hanura.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
