Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Mei 2023 | 03.30 WIB

Wakil Rais Aam PBNU Tegaskan Emil Dardak Kader NU sejak Kuliah di Jepang

Halalbihalal PWNU Jatim dan silaturahim bersama PCNU se-Jatim di Kantor PWNU Jatim. - Image

Halalbihalal PWNU Jatim dan silaturahim bersama PCNU se-Jatim di Kantor PWNU Jatim.

JawaPos.com–Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar menyebutkan, jutaan kader Nahdlatul Ulama (NU) menjadi sebuah daya tarik politik yang kuat. Tidak mudah bagi siapapun bahkan pemimpin NU untuk menjaga keseimbangan dari daya tarik tersebut.

Banyak kader NU yang sukses secara politik. Baik jabatan tinggi di pusat hingga di daerah. Politik dan isu-isu yang menyertainya telah menjadi napas kehidupan banyak orang di lingkungan NU.

Kiai yang akrab disapa Kiai Anwar mengungkapkan, banyak warga NU asli yang sekarang berjuang di jalur partai politik, khususnya di Jawa Timur.

”Banyak anak-anak kita ini merupakan pejuang-pejuang politik, khususnya di Jawa Timur ini. Ada yang dari PDIP, PAN, apalagi PKB itu pasti, dan masih banyak lagi,” kata Kiai Anwar.

Kiai Anwar juga menyebut sosok Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak merupakan kader NU yang bahkan sudah aktif dalam struktural NU sejak masa menjalankan studi di Jepang. ”Bahkan Pak Dardak ini NU. Masyallah ini ketua PCINU Jepang,” tegas Kiai Anwar.

NU merupakan organisasi keagamaan yang ramah dan toleran dalam menjalankan syiar Islam. Itu menjadi salah satu ketertarikan Emil Dardak untuk bergabung di organisasi tersebut. Bagi Emil, NU telah meletakkan dasar Islam sebagai wajah agama yang ramah dan rahmatan lil'alamin.

Saat terlibat sebagai aktivis organisasi Islam terbesar di Indonesia itu, Emil masih berstatus mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan pasca sarjana di Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang hingga 2006. Dia tercatat sebagai penggerak eksistensi NU cabang istimewa di Jepang.

Dalam hal memperkokoh spirit kebangsaan yang digaungkan NU, Emil Dardak mengajak untuk semua pihak agar menjaga kebersamaan demi kemajuan dan kesejahteraan, khususnya di Jawa Timur.

”Penting bagi kita semua untuk menjaga kebersamaan di tahun yang semakin hangat ini, tentu tahun yang semakin menarik,” kata Emil.

Dia menambahkan, kebersamaan tersebut patut dijaga tanpa memandang latar belakang partai politik. Utamanya menghadapi tahun politik 2024.

”Bagi saya, untuk urusan Jawa Timur tidak ada warna apapun, pokoknya kita sama-sama memajukan dan menyejahterakan Jawa Timur,” ucap Emil.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore