Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 September 2018 | 23.05 WIB

Soal Ribuan 'Tuyul' Diberangus, Alan: Itu Cuma Buat Orang Cengeng

Ilustrasi driver ojek online - Image

Ilustrasi driver ojek online

JawaPos.com - Pemblokiran lebih dari 11 ribu akun dilakukan pihak manajemen aplikator Grab, disebabkan driver yang banyak berbuat kecurangan. Dalam hal itu driver memakai aplikasi tambahan dengan menaruh akunnya dibeberapa titik yang diinginkannya.


Sementara itu, terkait driver yang menggunakan 'tuyul' Alan 45, seorang driver Grab yang biasa disapa Jack mengatakan tidak takut harus fair dalam bersaing mendapatkan order dan tidak perlu takut akan hasil yang akan didapatnya kalau pun dengan bekerja jujur.


"Kalau 'tuyul' ya kita sih bicara fair aja, kita bicara soal rezeki kita bersaing secara sehat aja. Istilah kasarnya, ya normal-normal ajalah. Gak usah ketakutan gak dapat order" ungkap Alan, Sabtu (15/9).


Selain itu, bapak 2 orang anak itu menegaskan, penggunaan 'tuyul' bisa merugikan driver lain dan mengurangi pendapatan orang yang bekerja dengan tidak melakukan kecurangan serta akan mengusir orang yang menggunakan tuyul di base campnya.


"Iyalah, pasti kalau pakai tuyul merugikan driver lain pastinya, karena banyak yang udah nunggu lama malah di ambil sama yang pake 'tuyul'. Kan ngerebut rezeki orang namanya. Kalo ada oranga yang pake tuyul di base camp saya, saya usir" jelas Alan.


Sebelumnya diberitakan, lebih dari 11 ribu driver ojol diblokir dari aplikasi Grab dan melakukan demo kepada pihak manajemen menuntut berbagai macam hal yang mereka minta untuk dipenuhi.


Di antaranya pengembalian akun yang diblokir dan berbagai alasan lainnya. Menanggapi hal ini, orang yang biasa disapa Jack itu mengatakan, orang yang terlalu sering demo itu cengeng. Karena driver itu sendiri sebelumnya bisa mempelajari apa yang diinformasikan pihak manajemen sebelum menjadi mitra Grab.


"Menurut saya wajar lah diblokir, karena mereka sudah merugikan pihak manajemen dan driver lain, kalo sedikit-sedikit unjuk rasa itu orang cengeng. Kan sebelumnya kita bisa pelajari, mana yang bisa meruikan dan mana yang bisa kita jadikan untung," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore