Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 15.37 WIB

Viral Video Pelajar Mesum di Minimarket Jombang, Sekolah Ambil Langkah Tegas

Potongan video aksi dua remaja mesum di minimarket Jombang. (Wenny Rosalina/Radar Jombang) - Image

Potongan video aksi dua remaja mesum di minimarket Jombang. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JawaPos.com - Di tengah derasnya arus informasi dan tren media sosial, perilaku remaja semakin mudah terekspos publik. Sayangnya, tidak sedikit yang justru menampilkan sisi kelam dunia pendidikan: mulai dari tawuran, bullying, hingga perilaku amoral yang dipicu pergaulan bebas. 

Media sosial pun sering kali memperbesar dampaknya, membuat kasus yang seharusnya bisa dibina secara internal malah menjadi konsumsi luas masyarakat.

Kasus terbaru datang dari Jombang. Sebuah video berdurasi 36 detik menampilkan dua pelajar bermesraan di dalam minimarket kawasan Jalan Kusuma Bangsa. 

Rekaman CCTV itu viral di berbagai platform dan memicu keprihatinan banyak pihak, terutama karena keduanya masih mengenakan seragam sekolah lengkap dengan tas ransel.

Sebuah video berdurasi 36 detik yang menampilkan dua pelajar bermesraan di dalam minimarket kawasan Jalan Kusuma Bangsa, Jombang, mendadak viral di media sosial. 

Dikutip via Radar Jombang (Grup JawaPos), rekaman dari CCTV itu memicu perbincangan publik lantaran keduanya masih mengenakan seragam sekolah lengkap dengan tas ransel.

Dalam video, terlihat seorang siswa laki-laki memakai seragam olahraga merah dipadu batik, sementara siswi perempuan mengenakan seragam hijau dengan jilbab senada. Tanpa memedulikan lingkungan sekitar, mereka terekam berciuman di area minimarket.

Pihak sekolah tidak tinggal diam. Kepala salah satu SMK swasta di Jombang, berinisial W, membenarkan bahwa siswa laki-laki dalam video tersebut adalah anak didiknya. "Ya, dia siswa kelas 10. Kejadian itu sebenarnya sudah kami ketahui sejak Agustus 2025," ujar W saat dikonfirmasi.

Menurutnya, setelah video itu sampai ke pihak sekolah, langkah cepat langsung diambil. Siswa yang bersangkutan beserta orang tuanya dipanggil. Hasilnya, keluarga memutuskan mengundurkan diri dari sekolah. 

"Setelah itu, dia pindah ke Magetan, tinggal bersama neneknya dan melanjutkan sekolah di sana," tambah W.

Adapun siswi yang terekam dalam video diduga berasal dari salah satu SMK negeri di Jombang. Namun hingga kini pihak sekolah terkait belum memberikan konfirmasi resmi.

Kasus ini menyoroti persoalan pembinaan karakter remaja yang tak kalah penting dari aspek akademik. Fenomena penyalahgunaan ruang publik oleh pelajar seharusnya menjadi alarm bagi orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk memperketat pengawasan sekaligus memperkuat pendidikan moral di luar kelas.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore