Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turun tangan melakukan langkah tanggap darurat banjir di Bali. (Dok Kementerian Pekerjaan Umum)
JawaPos.com-Musibah banjir dahsyat yang melanda Bali baru-baru ini telah menimbulkan kerugian yang jauh melampaui sekadar kerusakan fisik. Masalah ini merupakan tantangan kompleks yang membutuhkan penanganan serius dari pemerintah dan kesadaran bersama dari masyarakat.
Baca Juga: Lipsus Otomotif: Pasar Mobil Listrik Bekas Belum Terbentuk, Banyak Pedagang Masih Enggan Jualan
Pakar Ekonomi dari Universitas Warmadewa Denpasar, I Made Sara, mengatakan dampak ekonomi yang ditimbulkan tidak hanya bersifat langsung, melainkan juga merambat ke berbagai sektor, menciptakan efek domino yang merugikan.
Kerugian materiil akibat banjir pun terlihat jelas pada kerusakan bangunan, properti, dan kendaraan yang terendam.
"Banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang mogok atau rusak parah karena terendam banjir,” kata I Made Sara seperti dikutip di Radar Bali (Jawa Pos Group), Kamis (11/9).
Selain itu, sektor infrastruktur juga mengalami kerusakan parah, seperti jalan, jembatan, dan sistem drainase. Hal ini sangat mengganggu mobilitas dan distribusi barang, yang merupakan tulang punggung perekonomian.
Sektor pertanian, yang menjadi salah satu penopang ekonomi lokal, juga tidak luput dari dampak. Lahan pertanian dan infrastruktur irigasi rusak total, mengancam ketahanan pangan dan mata pencaharian petani.
Lebih lanjut, dampak banjir ini juga menghambat aktivitas ekonomi secara umum di Denpasar dan Bali. "Hal ini menyebabkan kerugian pendapatan dan produktivitas," ujar Made Sara.
Sektor pariwisata, yang merupakan denyut nadi perekonomian Bali, juga terdampak secara signifikan. Akses menuju bandara dan berbagai destinasi wisata terganggu, menyebabkan kemacetan parah dan penundaan penerbangan.
Citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman juga berpotensi menurun, yang dapat mengurangi jumlah kunjungan wisatawan di masa mendatang.
"Strategi kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan ekonomi di tengah ancaman banjir," pungkas Made Sara. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022