Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 21.15 WIB

Remaja Putri di Bengkulu Bunuh Ibu Kandung saat Sholat Dzuhur, Diduga ODGJ

Tangkapan layar detik-detik pelaku pembunuhan Ibu oleh anak kandung di Bengkulu, Sabtu (2/8). (Istimewa) - Image

Tangkapan layar detik-detik pelaku pembunuhan Ibu oleh anak kandung di Bengkulu, Sabtu (2/8). (Istimewa)

JawaPos.com - Warga Jalan Manggis 1, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu dikejutkan oleh peristiwa mengerikan, Sabtu (2/8) siang.

Seorang remaja putri berinisial NR, 18, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, YT, 49, saat sang ibu sedang menjalankan ibadah sholat dzuhur.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku memukul kepala korban menggunakan batu cobek. Ketika korban tersungkur, pelaku kemudian menusuk tubuh ibunya dengan pisau dapur.

"Korban tadi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya," ujar Yuli, tetangga korban.

Usai melakukan aksinya, NR keluar rumah dan mengaku kepada dua tetangganya bahwa ia telah membunuh ibunya sendiri. Ia juga menitipkan kedua adiknya kepada tetangga dan meminta mereka untuk menjaga sang adik.

Warga yang mendapat laporan itu langsung melaporkan kejadian mengerikan ini ke Polsek Gading Cempaka. Tak lama, Tim Gabungan Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu dan Tim Opsnal Polsek Gading Cempaka mendatangi lokasi.

Pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polresta Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, jenazah korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk dilakukan visum oleh pihak berwenang.


Pelaku Diduga ODGJ, Pernah Dirawat di RSJ Karena di Bully

Sejumlah netizen pun melaporkan bahwa pelaku ternyata merupakan Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ). Gangguan mental itu didapatkan pelaku lantaran menjadi korban perundungan atau bullying saat duduk di bangku SMP.

Gangguan mental yang dialami pelaku NR pun dikabarkan sering kambuh. Orang tuanya pun telah rutin membawanya berobat ke rumah sakit jiwa. 


"Min ini anaknya memang ada kena
mental akibat Bullyan teman-temannya saat
SMP, y sdh bolak balik dari RS jiwa.
terkadang kalo lagi kambuh anak ini sering
teriak-teriak, egk tahu waktu, kadang malam,
kadang siang, kadang sore. Nah mgkn
saat kejadian dia lagi kambuhnya.. kasian
anak perempuan ini sbnrnya, dia butuh
perawatan khusus," tulis akun @id.id03 dalam postingan @momen_indonesia.

Banyak pula yang menyoroti dampak perundungan yang berujung pada rusaknya mental anak hingga menimbulkan korban jiwa.  

"Kasian ya, masih muda.. korban bullying -> gangguan jiwa -> masuk RSJ -> bunuh ibu -> ditangkap polisi...semua ini bermula dari pelaku sesungguhnya yaitu yang ngebully dia sampe dia kena gangguan jiwa.. semuanya gak akan terjadi kalo dia gak ngalamin itu," tulis @zakkyzahan.

Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka Iptu Putra Agung membenarkan bahwa NR memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

"Dari keterangan tetangga pelaku, pelaku pernah dirawat di rumah sakit jiwa, saat ini pelaku telah kita amankan," katanya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore